“Pengurus IGTKI PGRI Buton Selatan Rayakan HUT Ke 76 Tahun”

SPIONNEWS, Batauga – Dalam rangka memperingati dirgahayu IGTKI PGRI Buton Selatan, para guru TK yang ada di Kabupaten Buton Selatan menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan beberapa perlombaan diantaranya senam dan tata cara mengajar anak anak pada usia 4 sampai 6 tahun dengan meningkatkan motorik anak.
Selain itu juga diakhir kegiatan IGTKI PGRI Buton Selatan, merayakan Dirgahayu 76 Tahun IGTKI - PGRI, dengan menghadirkan Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, Bunda PAUD Buton Selatan Hj. Siti Norma Adios. pengurus Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Buton Selatan, Pada kegiatan tersebut, ikut Hadir Ketua PGRI Buton Selatan La Ode Firman Hamza, peserta pengurus, beberapa Kepala OPD, Para Camat Se Kabupaten Buton Selatan, dan pengurus IGTKI PGRI Buton Selatan, dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan.Pada kegiatan itu arahan Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengungkapkan, benar sekali di dalam 67 tahun dirgahayu IGTKI PGRI yang begitu usia kalian para guru TK adalah penerus bangsa khususnya pada dunia pendidikan, kita berbicara bagaimana untuk membentuk moral anak-anak bukan hanya ketika dia lahir, tapi sejak dalam kandungan, agar bagaimana anak-anak itu menjadi soleh dan sholehah.
"Sejak dalam kandungan kita harus memberikan supaya anak yang ada dalam kandungan itu ketika dia lahir bisa berguna bagi bangsa dan negara"imbuhnya.
Kata Adios, cara membina anak dalam kandungan seorang bapak harus bisa mengerti perasaan istri, Tunjukkan cinta kasihmu kepada istri yang sedang mengandung, dari situ akan terlihat dan nampak bagaimana kita mensyukuri nikmat Allah, saat Anda dikaruniai anak, yang ada dalam kandungan kita jaga sentuhan kasih sayang kepada istri kita yang paling dalam, Jangan kecewakan dia.

"Ingat anak dalam kandungan, Kapan istri kita kecewa maka anak dalam kandungan itu pun terbawa dan begitu dahsyatnya, seorang bayi dalam kandungan, kita menghendaki anak yang berbakti, tapi kembali bagaimana peran bapak harus pandai menjaga perasaan istri, kalau istri dalam keadaan hamil" Jelasnya.
Kata Bupati Buton Selatan, begitu lahir anak itu kita harus bersyukur, cepat pergi kepada ibu kandung kita, yang begitu rela, yang begitu sakit saat melahirkan kita, adakah anda merasakan perasaan seorang ibu dan perasaan seorang istri.
"Karena kita sudah memiliki anak, maka hargailah perasaan istrimu, Oleh karena itu saya selalu menghimbau setuhlah dengan hati penuh perasaan istrimu, agar istri betul-betul meyakinkan pada diri kita, sebagai seorang suami dan sebagai seorang bapak, kita mendapatkan gelar suami karena ada istri, kalau kita masih bujang tidak mungkin kita dipanggil suami" Imbuhnya.
Oleh karena itu para bapak semua apa yang diupayakan tentulah untuk istri. Tugas seorang ibu itu begitu berat, melahirkan anak itu ia rela mengorbankan dirinya. Pada kesempatan itu, Ketua PGRI Buton Selatan, La Ode Firman Hamza, menuturkan, lebih dari itu ruangan ini dipenuhi oleh jiwa-jiwa besar, jiwa para arsitek peradaban yang setiap hari dengan sabar membentuk masa depan bangsa melalui pendidikan.

" Kita berkumpul hari ini bukan sekedar untuk fungsi organisasi, kita berkumpul untuk merayakan kebanggaan, kita merayakan 76 tahun IGTKI - PGRI, yang menjadi benteng kokoh pada anak usia dini pada generasi kita" Imbuhnya., Gedung Lamaindo , 22/5/2026.
Kata Firman Hamza, Mari kita sambut sosok pimpinan misioner yang matanya tertuju pada kemajuan daerah dan dirinya selalu terpaut pada para siswa sosok kalau komitmen membangun Buton Selatan dengan penuh dedikasi, dan penuh dengan pengabdian Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, dan sosok ibu yang penuh keberkahan yang menjadi Bunda PAUD dan menjadi Bunda Guru Kabupaten Buton Selatan, sosok yang selalu ada saat kami membutuhkan dan selalu hadir saat kita membutuhkan dukungan moral, yang memiliki tangan yang hangat Bunda PAUD Buton Selatan Hj. Siti Norma Adios.
" PGRI Buton Selatan hari ini berdiri tegak karena amanah yang begitu besar dipikul sebagai organisasi jangkauan pembinaan kami yang sangat luas Di bawah payung PGRI yang terhimpun kekuatan luar biasa yang tersebar di tujuh Kecamatan. jenjang PAUD terdiri dari 72 taman kanak-kanak, 20 taman bermain yang sekaligus Taman ilmu bagi buah hati kita"ungkapnya.
Ia menambahkan, jenjang pendidikan dasar terdiri dari 74 sekolah dasar yang menjadi pondasi literasi, dan 32 sekolah menengah pertama, selanjutnya pendidikan menengah dan khusus, terdiri dari 18 SMA, 4 SMK, dan 1 sekolah luar biasa. Yang senantiasa Sigap melihat tenaga ahli dengan total terdapat 151 ini bukan angka yang biasa tapi ini adalah langkah Pengabdian menanamkan benih masa depan angka ini menunjukkan bahwa PGRI adalah besar mulai dari guru pendidik dari PAUD hingga SMA.
Editor : Harry

