H. Muhammad Adios, Gandeng ASDP, Kuatkan Ekonomi Warga Lintas Wilayah

“BUPATI ADIOS GANDENG ASDP: KMP PRIMAS I SEGERA PERKUAT LAYANAN SIOMPU & KADATUA BUKA LINTASAN BARU PULAU BATUATAS”

SPIONNEWS, JAKARTA — Langkah strategis untuk membuka konektivitas antarpulau sekaligus menekan laju inflasi diambil Pemerintah Kabupaten Buton Selatan. Bupati H. Muhammad Adios secara resmi menjalin kerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) guna mengatasi masalah penyeberangan antarwilayah perairan yang selama ini dirasakan masyarakat.

Kerja sama ini diputuskan dalam rapat koordinasi tingkat tinggi di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Rombongan Pemkab Buton Selatan dipimpin langsung oleh Bupati H. Muhammad Adios, didampingi Ketua DPRD Dodi Hasri, Anggota DPRD Haslimin, Kepala Bappeda La Ode Haerudin, Kadishub LM Ilmayang Amli, serta Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Sultra Jaelani yang akrab disapa Bang Jay, Konektivitas Adalah Kunci Kesejahteraan.

Menurut Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar penambahan kapal, melainkan jawaban nyata atas keluhan masyarakat yang sudah lama menanti,

“Konektivitas adalah urat nadi pembangunan kami. Selama ini kami melihat saudara-saudara kami di Siompu, Kadatua, dan Batuatas menunggu terlalu lama di pelabuhan, barang kebutuhan terlambat datang, dan harga melonjak. Ini tidak bisa dibiarkan terus.”tuturnya.

“Kehadiran KMP Primas I nanti bukan sekadar kapal baru ia membawa harapan agar masyarakat pulau dapat bergerak lebih leluasa, hasil bumi dapat dikirim lebih cepat, dan harga kebutuhan pokok dapat terkendali. Kami tidak ingin ada warga Buton Selatan yang terisolasi dari kemajuan,” tegas Bupati Adios.

“Kami berterima kasih kepada Direksi ASDP yang merespons cepat kebutuhan kami. Kerja sama ini bukti bahwa ketika pemerintah daerah dan pusat bersinergi, solusi akan datang bagi rakyat. Langkah ini adalah awal kami juga sudah memprioritaskan pembukaan lintasan baru ke Pulau Batuatas, agar tidak ada lagi wilayah yang tertinggal.”ujarnya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Buton Selatan, LM Ilmayang Amli, menjelaskan bahwa penambahan armada ini sangat mendesak karena keterbatasan kapal saat ini menyebabkan penumpukan penumpang, kendaraan, serta terhambatnya distribusi kebutuhan harian.

“Potret kehilangan volume angkutan bulanan cukup signifikan baik penumpang, kendaraan roda dua, maupun logistik. Jika logistik terhambat, ini bisa menaikkan angka inflasi daerah dan berdampak langsung ke harga kebutuhan sehari-hari masyarakat,” tegas Ilmayang.

Mendengar paparan Bupati Adios, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo langsung merespons dan menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan kapal yang dialihkan ke Buton Selatan. Salah satunya adalah KMP Primas I yang beroperasi di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat.

Katanya, Kapal ini dijadwalkan berlayar menuju Batauga pada rentang Oktober–November 2026. Sesampainya di lokasi, skema operasional dan penetapan subsidi akan disesuaikan dengan arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Kapal ini akan melayani rute utama Pulau Siompu dan Pulau Kadatua.

“Buka Lintasan Baru Menuju Pulau Batuatas, Selain memperkuat rute Siompu dan Kadatua, Pemkab Buton Selatan juga memprioritaskan pembukaan lintasan penyeberangan baru menuju Pulau Batuatas, guna mengakhiri keterisolasian wilayah tersebut dan memastikan seluruh masyarakat Buton Selatan terhubung dengan baik” Ungkapnya.

Langkah Nyata Demi Kesejahteraan Bersama, Hadirnya kapal baru ini diharapkan tidak hanya mengurangi antrean dan waktu tunggu di pelabuhan, tetapi juga memperlancar arus barang sehingga harga kebutuhan pokok dapat lebih terkendali. Konektivitas yang baik adalah kunci percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Buton Selatan. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *