Para Guru MI Tingkatkan Kwalitas Pendidikan melalui Workshop Pemanfaatan AI

“WORKSHOP PEMANFAATAN AI: GURU CERDAS, INOVATIF, WUJUDKAN MADRASAH MAJU BERKUALITAS”

SPIONNEWS, BATAUGA, — DPD Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) Kabupaten Buton Selatan bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Selatan menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pembelajaran. Kegiatan berlangsung di Hotel Alsafitri, bertujuan membekali para pendidik agar semakin cerdas, inovatif, dan mampu mewujudkan madrasah yang semakin maju dan berkualitas, Sabtu, 26/9/2026.

Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Kepala Wilayah Kantor Agama Buton Selatan, dan seluruh Kepala Sekolah dan Guru MI se Buton Selatan.

Sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton Selatan, H. Khalifah, S.Pd., M.Pd., memberikan arahan langsung kepada seluruh peserta.

“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam kepada Nabi Besar Muhammad ﷺ. Mohon maaf jika ada perubahan sedikit pada susunan acara, semoga tidak mengurangi makna kegiatan ini. Kepada para pemateri, mohon sampaikan materi sebaik-baiknya, dan kepada seluruh peserta, semoga kita dapat menimba ilmu ini dan menerapkannya di lingkungan masing-masing.”imbuhnya.

“Saya sedikit terbagi waktu karena bertepatan dengan kegiatan Pesantren, namun hati dan pikiran saya tetap di sini. Pendidikan adalah dunia saya pernah menjadi guru, lalu pengawas, dan saya menikmatinya. Ada kerinduan di hati saya melihat bagaimana pendidikan kita berjalan hari ini.”imbuhnya.

“Jangan mendidik anak-anak dengan cara yang tertinggal dari zamannya. Dulu kita belajar bagaimana mengajar, sekarang kita harus belajar bagaimana anak-anak kita bisa belajar. Dulu kita susah payah mencari informasi, sekarang tinggal mengarahkan dan membimbing mereka mengelola informasi. Teknologi bukan musuh, melainkan jembatan bagi mereka untuk memahami dunia. Mari kita manfaatkan kemajuan ini agar apa yang kita ajarkan tetap nyambung dengan dunia anak-anak kita.”tuturnya.

Tujuan Kegiatan: Tingkatkan Relevansi Pembelajaran, Kata Ketua DPD PGMI Kabupaten Buton Selatan menambahkan, madrasah tidak boleh tertinggal dalam arus zaman. Pemanfaatan AI bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan nyata agar pembelajaran tetap relevan, menarik, dan bermutu.

“Kami ingin setiap guru di Buton Selatan tidak takut pada perubahan, melainkan menjadi pelopor perubahan itu sendiri. Melalui AI, kita bisa menyusun perangkat ajar lebih cepat, merancang metode yang lebih menarik, dan memberikan perhatian lebih kepada setiap peserta didik.”ungkapnya.

Materi Praktis Langsung Bisa Dipakai, Para peserta dibekali kemampuan yang dapat langsung dipraktikkan, Memahami dasar AI dan manfaatnya bagi pendidikan, Menyusun bahan ajar, soal, dan media pembelajaran kreatif berbasis AI, Menggunakan teknologi untuk memantau kemajuan belajar peserta didik, Prinsip penggunaan AI yang jujur, bertanggung jawab, dan sesuai nilai pendidikan agama

Komitmen Bersama: Madrasah Memimpin, Bukan Tertinggal, Kegiatan ini menegaskan tekad bersama: madrasah harus kokoh dalam nilai keagamaan sekaligus tangguh dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Madrasah bukan tempat tertinggal. Madrasah adalah tempat lahirnya generasi yang beriman, berilmu, dan berdaya saing. Semoga langkah kecil hari ini membawa perubahan besar bagi Buton Selatan,” pungkas penyelenggara. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *