SPIONNEWS, BATAUGA — Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menggelar rapat strategis yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyinkronkan persiapan usulan program pembangunan, khususnya perencanaan tahun 2027. Rapat ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi pembangunan melalui penyusunan data yang akurat, terukur, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, dalam arahannya menekankan bahwa setiap OPD wajib mempersiapkan data lengkap termasuk foto dan dokumen pendukung. Seluruh usulan program selanjutnya akan dikoordinasikan melalui Bappeda untuk disampaikan ke Bappenas. Hal ini dilakukan agar setiap rencana pembangunan selaras dengan tata ruang wilayah dan dapat memperoleh dukungan yang tepat sasaran. Beliau juga mengingatkan pentingnya kesiapan data guna mempercepat penyerapan dan perencanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2028.
“Kita harus memastikan setiap usulan yang kita ajukan didukung oleh data yang nyata dan akurat. Bukan sekadar rencana di atas kertas, tetapi apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan. Bappeda menjadi titik temu sebelum usulan tersebut kita sampaikan ke Bappenas. Semuanya harus terukur, jelas, dan siap dilaksanakan,” tegas Sekda. Senin, 19/10/2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Buton Selatan, Hasriady, menyampaikan fokus strategis di bidang lingkungan hidup dan pengembangan wilayah. Pemerintah daerah akan membentuk dan mengembangkan TP3 (Tempat Pengolahan dan Pemanfaatan Sampah) di tingkat desa, yang akan dibangun dan dikelola secara kolaboratif bersama Pemerintah Desa. Termasuk di dalamnya adalah pengelolaan bank sampah yang diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga.
“Pengelolaan sampah bukan lagi sekadar membuang, tetapi mengubahnya menjadi nilai ekonomi. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Desa, bank sampah akan kita kembangkan sebagai salah satu upaya menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan PAD kita secara berkelanjutan,” ungkap Hasriady.
Di sektor kesejahteraan masyarakat dan penurunan stunting, Kepala BKKBN Kabupaten Buton Selatan, La Ode Karman, menegaskan bahwa penurunan angka stunting tidak bisa hanya dilihat dari aspek gizi semata. Perbaikan kualitas tempat tinggal masyarakat sangat penting, termasuk penyediaan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas MCK yang layak. Rumah yang sehat dan lingkungan yang bersih adalah fondasi utama dalam mencegah terjadinya stunting pada anak-anak.
“Kita tidak akan berhasil menurunkan stunting jika masyarakat masih tinggal di rumah yang tidak layak huni dan belum memiliki akses sanitasi yang baik. Perbaikan rumah layak huni serta fasilitas penunjang seperti MCK dan air bersih harus menjadi bagian tak terpisahkan dari program penurunan stunting kita,” jelas La Ode Karman.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Buton Selatan, La Ode Haerudin, menegaskan bahwa setiap usulan program dari OPD akan dirangkum dan diseleksi sebelum disampaikan ke Bappenas. Kelengkapan data pendukung menjadi syarat utama agar usulan dapat diproses dan dipertimbangkan secara optimal. Tanggal 27 Oktober 2026 ditetapkan sebagai batas waktu penyampaian data dan usulan dari masing-masing OPD ke Bappeda, sehingga seluruh dokumen dapat disusun dan diverifikasi dalam kurun waktu lima hari berikutnya.
“Tanggal 27 Oktober adalah titik kunci kita. Semua data, foto, dan dokumen pendukung harus sudah masuk ke Bappeda pada tanggal tersebut. Jangan sampai rencana kita tertunda hanya karena data belum lengkap. Mari kita bekerja sama, bersinergi, dan memastikan setiap usulan yang kita sampaikan adalah yang terbaik untuk Buton Selatan,” ajak La Ode Haerudin.
Rapat strategis ini menegaskan tekad bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk bekerja lebih terencana, lebih cepat, dan lebih akuntabel. Dengan data yang kuat, sinergi antar-instansi yang baik, dan fokus pada kebutuhan masyarakat, diharapkan pembangunan di Buton Selatan dapat berjalan lebih efektif dan dirasakan dampaknya secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. (Ha)
Editor : Harry

