KADISHUB BUTON SELATAN: ATASI BATU DAN KERUSAKAN DASAR PELABUHAN BANDAR BATAUGA, LANGKAH TAHAPAN SUDAH DIMULAI

SPIONNEWS, BATAUGA— Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penanganan yang lebih baik terkait kendala yang terjadi di Pelabuhan Bandar Batauga. Selama ini, keberadaan batu di wilayah perairan pelabuhan menyebabkan kapal feri tidak dapat sandar secara standar, terutama saat air laut sedang surut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, La Ode Muhammad Ilmayang Amli, S.H., menjelaskan bahwa penanganan masalah di kolam labuh pelabuhan ini menjadi sangat urgen untuk segera diselesaikan karena sangat menghambat konektivitas antarwilayah.

“Masalah ini menjadi sangat urgen untuk segera diselesaikan karena hal ini menghambat konektivitas antarwilayah. Jadi untuk memastikan pekerjaan ini berjalan tuntas, kita harus melakukan beberapa tahapan dan tidak sesederhana yang dipikirkan,” ujar Kadishub La Ode Muhammad Ilmayang Amli. 26/10/2026.

Ia menjelaskan bahwa tahapan pertama telah dilakukan, yaitu mengundang tim spesialis penyelaman untuk meninjau langsung kondisi di dasar laut.

“Yang pertama, kemarin tahapannya saya sudah mengajak teman-teman spesialis di bidang penyelaman dan mereka telah turun untuk melihat keadaan serta mengidentifikasi. Hari ini baru akan kita simpulkan pekerjaan yang semestinya harus dilakukan seperti apa,” ungkapnya.

Hasil penyelaman juga mengungkapkan temuan penting yang harus diantisipasi segera sebelum memasuki musim barat.

“Yang kedua, dari hasil identifikasi di dasar laut, terlihat potensi kerusakan besar akan terjadi ketika musim barat kalau kita tidak mengantisipasi. Bisa terjadi kelumpuhan yang makin besar karena di dasar pelabuhan sudah terlihat bagian yang kosong. Ini bukan persoalan konstruksi sejak awal dibangunnya pelabuhan, melainkan dampak cuaca ekstrem saat masuk musim barat kemarin. Hal ini terus terkikis sehingga terjadi kerusakan di bagian bawah. Ini merupakan pekerjaan besar yang harus kita selesaikan ke depan agar Pelabuhan Bandar Batauga bisa berfungsi lebih baik dan kita bisa memaksimalkan fungsinya agar tidak terjadi hal yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Kadishub juga menyampaikan bahwa hari ini pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk penggunaan alat berat pada tahapan penanganan awal. Sementara terkait pelayaran, terdapat kabar baik dengan kedatangan kapal penumpang baru serta penambahan armada dari ASDP.

“Insya Allah kita akan bekerja secara maksimal karena pekerjaan di laut tidak bisa asal-asalan. Hari ini kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas PU untuk menggunakan alat beratnya pada tahapan skema pertama. Mudah-mudahan ini berhasil,” katanya.

“Alhamdulillah, sebentar lagi akan hadir kapal penumpang baru yang melayani rute Bandar Batauga–Batu Atas. Jika cuaca mendukung kapal akan bersandar di Bandar Batauga, namun jika cuaca memburuk akan berlabuh sementara di Pelabuhan Baubau. Selain itu, kami sudah berkomunikasi dengan pihak ASDP dan mendapatkan komitmen penambahan armada. Kami juga sudah melayangkan surat atas permintaan pengguna jasa agar tidak terjadi kekosongan pengangkutan barang dan penumpang ke Pelabuhan Bandar Batauga, Siompu, dan Kadatua. Alhamdulillah, pihak ASDP telah melakukan peninjauan dan kapal feri KMP Murhum yang berukuran lebih besar akan segera beroperasi. Untuk sementara, kapal ini akan berlabuh sementara di pelabuhan induk terlebih dahulu sambil menunggu penyelesaian perbaikan kolam labuh,” pungkasnya. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *