APK Kecam Dugaan Penghinaan di Media Sosial, Serukan Dukungan untuk Kanit Reskrim Polsek Sampolawa

Spionnews.id - Aliansi Peduli Keluarga menyampaikan kecaman terhadap dugaan tindakan penghinaan dan penggunaan kata-kata tidak pantas oleh sejumlah oknum di media sosial Facebook yang dinilai telah mencederai kehormatan dan martabat seseorang, khususnya anggota kepolisian yang sedang menjalankan tugasnya.

Melalui pernyataan yang disampaikan dalam sebuah pamflet, Aliansi Peduli Keluarga mengaku sangat menyesalkan kegaduhan yang ditimbulkan oleh unggahan maupun komentar bernada cacian dan hinaan di media sosial.

Aliansi menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi oleh undang-undang. Namun, kebebasan tersebut harus tetap dijalankan dengan memperhatikan etika, kesantunan, serta tanggung jawab.

Menurut Aliansi Peduli Keluarga, setiap profesi memiliki kehormatan yang harus dihargai, termasuk anggota kepolisian yang merupakan bagian dari keluarga masyarakat dan memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan serta penegakan hukum.

"Kami sangat menyesali dan mengutuk keras atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh oknum yang berkoar-koar di Facebook dengan kata-kata yang mencaci dan menghina. Perlu diingat, kebebasan berpendapat dijamin oleh undang-undang, namun harus disampaikan dengan cara yang benar, santun, dan bertanggung jawab," ujar salah satu perwakilan APK.

Aliansi juga mengingatkan bahwa apabila terdapat ketidakpuasan terhadap kinerja maupun tindakan seorang anggota kepolisian, masyarakat seharusnya menyampaikan kritik melalui mekanisme yang baik dan sesuai dengan ketentuan hukum, bukan dengan melakukan penghinaan atau serangan personal.

"Jika ada ketidakpuasan, sampaikanlah dengan cara yang baik dan santun. Hormati pekerjaannya, karena ia sedang berjuang menegakkan kebenaran," lanjut nya.

Dalam pamflet yang beredar, Aliansi Peduli Keluarga turut menyuarakan tagar
#SaveKanitReskrimPolsekSampolawa sebagai bentuk dukungan moral terhadap Kanit Reskrim Polsek Sampolawa.

Seruan tersebut juga membawa pesan bahwa di balik setiap tugas dan tanggung jawab aparat penegak hukum, terdapat keluarga yang turut memberikan dukungan serta menjaga kehormatan anggota keluarganya.

Meski demikian, kritik terhadap institusi maupun aparat kepolisian tetap merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Kritik harus dihormati sepanjang disampaikan berdasarkan fakta, tidak mengandung fitnah, serta tidak berubah menjadi tindakan penghinaan dan persekusi.

Sebaliknya, aparat penegak hukum juga dituntut untuk senantiasa menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Aliansi Peduli Keluarga berharap masyarakat dapat lebih bijak menggunakan media sosial serta tidak menjadikan ruang digital sebagai tempat untuk saling mencaci, menghina, maupun memperkeruh persoalan. (**)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *