SERAH TERIMA LOKASI PEMBANGUNAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH DI DESA BAHARI DUA Kepada CV. Sembilan Belas

SPIONNEWS, SAMPOLAWA, BUTON SELATAN — Langkah nyata pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Buton Selatan semakin dekat. Serah terima lokasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi akan dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, pukul 08.00 Wita, bertempat di Kantor Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan undangan resmi nomor B.25806/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2026 tanggal 14 September 2026, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Acara menjadi penanda dimulainya tahap konstruksi Program Prioritas Pemerintah KNMP tahun 2026 di wilayah tersebut.

Hadir tiga kelompok pemangku kepentingan, Kementerian Kelautan dan Perikanan,  Wakil Sah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tim Pendukung KNMP, Pemerintah Masyarakat Kabupaten Buton Selatan, Bupati Buton Selatan, Asisten 1 Setda, Kepala Dinas Perikanan Buton Selatan, Camat Sampolawa, Kapolsek Sampolawa,  Bhabinkamtibmas Bahari Dua, Babinsa Bahari Dua, Kepala Desa Bahari Dua, Kepala Desa Bahari Satu, Kepala Desa Bahari Tiga, Koperasi Desa Merah Putih Bahari Dua,  Tokoh Masyarakat Hukum Adat (MHA) Desa Bahari, Tokoh Masyarakat Nelayan Bahari Dua, Pelaksana Pekerjaan, CV. Sembilan Belas kontraktor pelaksana konstruksi.

Serah terima lokasi ini merupakan momen resmi penyerahan lahan dari PPK/Wakil Sah PPK kepada kontraktor pelaksana. Setelah acara ini, proses pembangunan fisik KNMP akan segera berjalan.

Program KNMP tidak hanya membangun sarana prasarana pendukung kegiatan nelayan, tetapi juga diharapkan menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir, memperkuat koperasi desa, serta menjaga kelestarian sumber daya laut di wilayah Kecamatan Sampolawa dan sekitarnya.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Buton Selatan segera memasuki tahap pelaksanaan fisik. Serah terima lokasi pekerjaan konstruksi telah dijadwalkan pada Selasa, 15 September 2026, pukul 08.00 Wita, bertempat di Kantor Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan undangan resmi Nomor: B.25806/DJPT.6/PI.420/PPK/IX/2026 tanggal 14 September 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Acara ini menjadi tanda resmi diserahkannya lokasi pembangunan dari Pejabat Pembuat Komitmen kepada pelaksana pekerjaan.

Kehadiran dipastikan melibatkan perwakilan pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga pelaksana:

Pembangunan KNMP di Desa Bahari Dua bukan sekadar bangunan fisik. Program prioritas ini dirancang untuk:

✅ Meningkatkan kesejahteraan nelayan sarana pendukung tangkap, pengolahan, hingga pemasaran hasil laut
✅ Menggerakkan ekonomi desa, koperasi desa menjadi pengelola utama manfaat jangka panjang
✅ Melestarikan sumber daya laut, pembangunan berkelanjutan yang menjaga ekosistem pesisir
✅ Memperkuat kebersamaan melibatkan tokoh adat, nelayan, dan warga dalam pengelolaan

Dengan diserahkannya lokasi ini, diharapkan pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga Desa Bahari Satu, Dua, Tiga, serta Kecamatan Sampolawa secara keseluruhan.

Menyambut pelaksanaan serah terima lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Bahari Dua, Selasa (15/9/2026), Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., MBA. menyampaikan apresiasi sekaligus arahan penting terkait program prioritas nasional tersebut.

Tanggapan dan Arahan Bupati H. Muhammad Adios

“Alhamdulillah, akhirnya momen ini tiba. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bahari Dua adalah kabar gembira yang kami nantikan bersama. Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah memilih wilayah kita sebagai lokasi pelaksanaan program strategis ini.”

Bupati menegaskan bahwa KNMP bukan sekadar bangunan fisik, melainkan investasi masa depan bagi masyarakat pesisir:

“Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan sekadar gedung atau jalan yang dibangun. Ini adalah harapan baru bagi para nelayan, pengolah hasil laut, dan keluarga-keluarga yang menggantungkan hidupnya di pesisir Kecamatan Sampolawa. Manfaatnya harus terasa langsung ke dapur warga harga jual hasil laut lebih baik, sarana penangkapan tertata, anak-anak nelayan punya peluang usaha baru.”ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga proses pembangunan ini, “Kepada kontraktor pelaksana, kami titipkan pekerjaan ini kerjakan dengan jujur, berkualitas, dan tepat waktu. Kepada aparat keamanan, tokoh adat, kepala desa, dan seluruh warga: jaga bersama proses pembangunan ini. Jangan sampai ada hal yang menghambat. Jika ada persoalan, selesaikan dengan musyawarah. Kehadiran KNMP ini harus menyatukan kita, bukan memisahkan.”

Bupati berharap Koperasi Desa Merah Putih benar-benar menjadi pengelola yang mandiri:

“Ke depannya, Koperasi Desa Merah Putih harus siap mengelola aset ini dengan tertib dan transparan. Jangan biarkan program ini selesai dibangun lalu ditinggalkan. KNMP harus hidup, bergerak, dan memberi nafas ekonomi bagi Desa Bahari Satu, Dua, maupun Tiga semua warga berhak merasakannya.”ungkapnya.

“Kami berkomitmen dari pemerintah daerah untuk mendukung sepenuhnya. Mari kita buktikan bahwa Buton Selatan mampu menjaga amanah negara, dan hasilnya dikembalikan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat,” pungkas Bupati Adios. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *