“PEMILIHAN OSIS SMPN 6 BATAUGA: DEMOKRASI NYATA DI HALAMAN SEKOLAH, LANGSUNG–JUJUR–RAHASIA”
SPIONNEWS, BATAUGA — Halaman SMP Negeri 6 Batauga berubah menjadi panggung demokrasi nyata. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2026–2027 berjalan lancar, tertib, dan transparan, diikuti seluruh siswa dengan sistem langsung, jujur, dan rahasia.
Proses Lengkap Seperti Pemilihan Sebenarnya, Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah, didampingi para guru serta pengurus OSIS yang bertugas sebagai panitia. Alur berjalan tertib:
✅ Pendataan & pengecekan kehadiran pemilih
✅ Pengambilan surat suara
✅ Pencoblosan di bilik suara
✅ Pemberian tinta di jari sebagai tanda telah memilih
✅ Perhitungan suara secara terbuka di hadapan seluruh warga sekolah
Dengan cara ini, seluruh siswa dapat melihat langsung jumlah yang hadir, perolehan suara masing-masing pasangan, serta pasangan yang terpilih memimpin OSIS periode 2026–2027.
Empat Pasang Calon, Aturan: Ketua dari Kelas 8 Wakil dari Kelas 7, Sebanyak empat pasangan calon maju dalam pemilihan ini. Jabatan Ketua OSIS diisi siswa kelas 8, sedangkan Wakil Ketua dari kelas 7. Siswa kelas 9 tidak dicalonkan agar dapat fokus mempersiapkan ujian sekaligus memberi kesempatan kepada adik kelas.
Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Batauga, Ruslina, menjelaskan:
“Kami mengajarkan: beginilah demokrasi di Indonesia. Sederhana pelaksanaannya, namun prosesnya persis seperti aslinya. Kegiatan ini rutin kami lakukan, sempat tertunda tahun lalu, dan kini kembali kami laksanakan.”terangnya. Sabtu, 26/9/2026.
Kata Bidang Kesiswaan itu, Pemilih Bebas Memilih, Tanpa Paksaan, Sebelum mencoblos, seluruh siswa telah mendengarkan pemaparan visi dan misi keempat pasangan calon. Tanggapan peserta pun sangat positif:
“Kami sangat senang. Ini pembelajaran langsung bagaimana memilih pemimpin. Tidak ada paksaan sama sekali kami memilih benar-benar sesuai keinginan sendiri,” ucap beberapa siswa.
Nilai Demokrasi Ditanamkan Sejak Dini, Kata Ruslina menegaskan makna kegiatan ini,
“Memilih pemimpin harus jujur, terbuka, adil, transparan, dan rahasia sama persis di sekolah maupun di masyarakat. Semoga ke depan siswa-siswi kami tumbuh menjadi warga negara yang paham dan mencintai demokrasi.” Ungkapnya. (Ha)
Editor : Harry

