SERAM SPIONNEWS.ID – Orang tua murid SMP Negeri 23 Maluku Tengah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Maluku, Kapolres Maluku Tengah, serta Kapolsek Wahai beserta jajaran atas sosialisasi program SMA Bhayangkara gratis bagi siswa-siswi kurang mampu di Negeri Pasahari, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.
Sosialisasi yang berlangsung pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 09.00 WIT, tersebut disambut positif oleh orang tua murid. Informasi mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa biaya menjadi harapan baru bagi keluarga yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi.
Bagi sebagian keluarga, melanjutkan pendidikan anak ke jenjang SMA bukan hanya persoalan keinginan, tetapi juga kemampuan membiayai kebutuhan sekolah. Karena itu, sosialisasi yang dilakukan jajaran kepolisian dinilai penting untuk membuka wawasan dan peluang bagi anak-anak yang berpotensi terkendala biaya pendidikan.
Salah seorang orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Maluku, Kapolres Maluku Tengah, dan Kapolsek Wahai atas perhatian terhadap masa depan pendidikan anak-anak di Negeri Pasahari.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolda Maluku, Bapak Kapolres Maluku Tengah, dan Bapak Kapolsek Wahai beserta seluruh jajaran. Semoga program SMA Bhayangkara gratis ini terus berlanjut dan memberikan kesempatan kepada anak-anak kami yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.
Apresiasi secara khusus juga disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Negeri Pasahari, Bapak H. Simbolong, yang turut memberikan sosialisasi kepada para siswa dan masyarakat.
Orang tua murid berharap keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam menyampaikan informasi pendidikan kepada masyarakat dapat terus berlanjut.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat dinilai memiliki arti penting, bukan hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu menyampaikan informasi mengenai kesempatan yang bermanfaat bagi generasi muda.
Mereka berharap sosialisasi tersebut ditindaklanjuti dengan informasi yang jelas mengenai persyaratan pendaftaran, proses seleksi, kuota penerimaan, serta cakupan biaya yang ditanggung dalam program SMA Bhayangkara tersebut.
Dengan demikian, keluarga yang membutuhkan dapat mempersiapkan anak-anak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi orang tua murid di Negeri Pasahari, perhatian terhadap pendidikan merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Mereka berharap kesempatan seperti ini dapat terus diperluas agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.
Ucapan terima kasih tersebut menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat atas sosialisasi yang telah dilakukan, sekaligus harapan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjaga demi mendukung masa depan pendidikan anak-anak di wilayah Seram Utara.
Liputan : Ahmad Salatin
Editor : EB

