“KABAG EKONOMI PENAMBAHAN PLTD WUJUD IKHTIAR BERSAMA HADIRKAN LISTRIK 24 JAM DI KEPULAUAN BUTON SELATAN”
SPIONNEWS, BUTON SELATAN — Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Buton Selatan, Wa Ode Asrina Azizah Tasrif, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pemerataan akses listrik hingga menjangkau seluruh desa, termasuk wilayah-wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan penerangan.
Melalui penambahan unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Kecamatan Siompu kini dilengkapi dengan 2 unit pembangkit berkapasitas 500 KVA, sedangkan Kecamatan Kadatua menerima 3 unit berkapasitas 250 KVA. Penambahan ini diharapkan mampu menjangkau seluruh desa di Kecamatan Siompu, Siompu Barat, dan Kecamatan Kadatua, sehingga masyarakat di ketiga wilayah kepulauan tersebut dapat menikmati aliran listrik yang stabil selama 24 jam.
“Ini menjadi bagian ikhtiar kita. Kita terus mendorong agar akses listrik dapat menjangkau seluruh desa, termasuk wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan penerangan. Penambahan 2 unit 500 KVA di Siompu dan 3 unit 250 KVA di Kadatua diharapkan dapat menjangkau seluruh desa di Siompu, Siompu Barat, dan Kadatua dengan layanan listrik 24 jam,” jelas Azizah. Rabu, 21/10/2026 ketika ditemui di ruang kerjanya.
Langkah ini sekaligus memperkuat upaya pencapaian visi dan misi Bupati Buton Selatan untuk menghadirkan listrik 24 jam di seluruh kawasan kepulauan.
“Memastikan visi misi Pak Bupati terwujud, yaitu listrik 24 jam untuk kawasan kepulauan, menjadi ikhtiar kita bersama. Kita terus berupaya memaksimalkan anggaran untuk program-program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Lebih jauh, Azizah berharap kehadiran listrik yang andal dapat membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
“Semoga ke depan, ketika listrik hadir 24 jam, ia dapat memberikan manfaat penerangan bagi anak-anak kita untuk belajar, menjadi cahaya bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya, serta membuat potensi desa kita bisa bertumbuh lebih baik ketika didukung oleh akses energi yang memadai,” pungkasnya.
Selain upaya jangka pendek melalui penambahan unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Siompu dan Kadatua, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan juga telah menyiapkan langkah strategis jangka panjang untuk wilayah kepulauan lainnya yang hingga saat ini belum memiliki fasilitas pembangkit listrik.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Buton Selatan, Azizah, menyampaikan bahwa persiapan pengembangan infrastruktur kelistrikan berbasis energi terbarukan telah dilakukan sejak dini.
Langkah konkret yang sedang disiapkan meliputi pengusulan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui Pemerintah Daerah kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero).
“Sebagai bagian dari persiapan tersebut, saat ini terus diupayakan percepatan penyelesaian administrasi dan sertifikasi lahan yang direncanakan dapat dituntaskan pada tahun 2026. Insya Allah, apabila proses sertifikasi lahan dapat diselesaikan tahun ini, hal tersebut akan menjadi salah satu modal penting bagi Pemerintah Daerah dalam memperkuat kesiapan pengusulan program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan kepada Kementerian ESDM dan PLN ke depan,” ungkapnya.
Kata, Azizah menambahkan, perencanaan yang matang dan kesiapan lahan yang memiliki kepastian hukum akan memperkuat posisi daerah dalam mengajukan program pembangunan energi yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Harapan kita bersama, melalui perencanaan yang lebih awal, koordinasi yang berkelanjutan, serta kesiapan lahan yang memiliki kepastian hukum, upaya pemerataan akses listrik di wilayah kepulauan Kabupaten Buton Selatan dapat terus didorong, khususnya bagi masyarakat yang hingga saat ini belum menikmati pelayanan listrik secara memadai,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, serta mewujudkan kemandirian energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah kepulauan.
“Tentunya langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan pelayanan dasar, serta mewujudkan kemandirian energi yang lebih ramah lingkungan di wilayah kepulauan,” pungkasnya.
Editor : Harry

