Liputan: La Ode Muhammad Syamsir
SPIONNEWS.ID, Baubau – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba terus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, dan berbagai instansi terkait di sejumlah daerah. Edukasi ini menjadi penting, terutama bagi generasi muda yang rentan terpengaruh oleh penyalahgunaan narkoba.
Terinspirasi dari upaya tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKES IST Buton, Kota Baubau, menggelar dialog publik bertema “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bagi Kelangsungan Hidup Generasi Muda, Bangsa, dan Negara”.
Kegiatan tersebut berlangsung di D’Heaven Coffee, Jalan Erlangga, Kelurahan Tarafu, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Minggu (25/10/2026), mulai pukul 20.00 WITA.
Dialog publik ini menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai instansi dan organisasi, yakni Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah, S.Sos., M.Si.; perwakilan Satresnarkoba Polres Baubau, Aiptu Munartin; perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Baubau, H. Jusmin Anwar, S.E., M.Si.; perwakilan BPJS Kesehatan Kota Baubau, Muhammad Ayub, S.H., M.H.Kes.; serta perwakilan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Erwin Sihata, S.Sos., M.Si.
Presiden Mahasiswa (Presma) STIKES IST Buton, Alfikal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari para peserta.
“Bagi kami, ini menjadi motivasi bahwa mahasiswa tidak hanya hadir di lingkungan kampus, tetapi juga harus mampu menghadirkan ruang edukasi dan menjawab persoalan yang ada di tengah masyarakat,” ujar Alfikal.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk terus melahirkan gerakan-gerakan positif yang bermanfaat bagi generasi muda, khususnya di Kota Baubau.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang dialog berlangsung. Banyak peserta mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para pemateri hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 22.00 WITA.
Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah, mengapresiasi kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan pemuda tersebut. Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Dialog ini sangat bermanfaat karena menghadirkan BEM dan para pemuda. Yang paling rawan adalah generasi muda yang mudah terpapar dan terpengaruh sehingga berpotensi menjadi pengguna ataupun kurir narkoba,” tutur Alamsyah saat diwawancarai seusai kegiatan.
Dukungan terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba juga disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Baubau, H. Jusmin Anwar. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Dinas Pemuda dan Olahraga tetap mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kota Baubau. Seperti yang saya katakan tadi, Kota Baubau adalah kawasan pendidikan zero narkoba,” ujar Jusmin Anwar.
Melalui dialog publik ini, BEM STIKES IST Buton diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba demi masa depan bangsa dan negara.(*)
Editor: Rusly, S.Mn.

