SPIONNEWS.ID, Baubau – Arus mudik yang begitu padat membuat banyaknya fasilitas umum termasuk penerbangan sedikit mengalami kesulitan terkait banyaknya penumpang yang akan melakukan arus mudik ke kampung halamannya masing-masing.
Hal ini terlihat ketika 11 orang anggota DPRD Kota Baubau ditambah dengan dua orang staf dewan yang ikut dalam kunjungan kerja ke Ternate melalui jalur penerbangan, kejadian tersebut menjadi perhatian khusus oleh Anggota DPRD Kota Baubau yang melihat banyaknya masyarakat di bandara mengalami keterlambatan penerbangan akibat kurangnya fasilitas pesawat yang melakukan jalur penerbangan antara Ternate menuju Manado dan dari Manado menuju ke Makassar.
Ketika dikonfirmasi salah satu anggota DPRD Kota Baubau H. Hasan Basri, SE mengungkapkan, Kebetulan kami hendak melakukan penerbangan balik ke kota bau-bau dari hasil kunjungan kerja di Pemerintah Kota Ternate.
“Saat berada di bandara kami 11 orang anggota dewan ditambah dengan dua orang staf ahli diberi perlakuan khusus oleh pihak maskapai penerbangan Namun kami menolak karena melihat banyaknya masyarakat yang tertunda penerbangannya” Ujarnya. Pada awak media, Minggu, 23/3/2025.
Ia menambahkan, kami juga melakukan lintas koordinasi dengan pihak maskapai dan pihak bandara untuk bisa melakukan dan mencari solusi agar masyarakat yang akan melakukan penerbangan tidak merasa dirugikan akibat keterlambatan yang terbang yang telah ditentukan oleh maskapai tersebut.
“Kami menolak untuk diterbangkan duluan, dan alhamdulillah setelah kami berkomunikasi dengan pihak maskapai mereka memberikan solusi dan masyarakat yang tertunda dapat melakukan perjalanannya besok jam 02.00 pagi” Tuturnya.
“Kejadian yang sama pun kami dapati di jadwal penerbangan dari Manado ke Makassar di mana Kami dari anggota dewan mendapatkan perlakuan khusus untuk bisa diterbangkan duluan Namun kami menolak demi bisa membantu masyarakat agar mereka bisa juga mendapatkan pelayanan yang sama sebagai konsumen dari maskapai tersebut” ungkapnya.
Kata kader dari Partai Golkar itu, kami selalu berupaya agar di manapun kami berada bisa membantu masyarakat bukan berarti sekedar membantu masyarakat Kota Baubau saja tapi masyarakat yang ada di setiap daerah di seluruh Indonesia termasuk kejadian seperti ini, kami dari anggota dewan berkewajiban membantu dan berkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait agar hak-hak dari masyarakat bisa terpenuhi tanpa mengurangi keterlambatan dan kerugian dari semua pihak.
“Alhamdulillah penumpang yang dari Manado ke Makassar walaupun tidak semuanya tapi dapat terantrikan dengan baik dan semuanya bisa melakukan penerbangan bersama kami menuju ke Makassar” terangnya.
Hal senada diungkapkan oleh salah satu warga yang penerbangannya tertunda oleh pihak maskapai dari Ternate menuju ke Manado.
Seorang penumpang Andre mengatakan “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak anggota DPRD kota bau-bau yang mau membantu kami mengkoordinasikan dengan pihak maskapai agar kami bisa melakukan penerbangannya kembali” Ujarnya.
Iya menuturkan, awalnya kami tertunda oleh pihak maskapai dengan waktu tunggu dua hari sampai tanggal 25 baru bisa kami diterbangkan, hal ini bagi kami selaku konsumen merasa dirugikan, namun dengan adanya para anggota dewan dari Kota Baubau membuat koordinasi dan komunikasi secara baik sehingga jadwal terbang kami dipindahkan ke jam 2 pagi besok.
“Dari hasil kesepakatan kami dari pihak konsumen Alhamdulillah tidak merasa dirugikan dan pihak maskapai pun tidak merasa terberatkan sehingga satu dengan yang lain bisa saling menguntungkan” ucapnya.
Kata Andre, semoga kedepannya para anggota dewan bisa seperti mereka mau memperhatikan masalah-masalah masyarakat dan bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan solusi dari masalah yang dihadapi. (Ha)
Editor; Harry

