RPJMD Buton Selatan Siapkan Pengembangan 5 Tahun

“Pemkab Buton Selatan Susun RPJMD, Dari Program 100 Hari untuk Strategi 5 Tahun Kedepan”

SPIONNEWS , Batauga – Demi meningkatkan merancang strategis untuk pembangunan daerah di Kabupaten Buton Selatan pihak pemerintah daerah melakukan konsultasi publik.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan menggelar Forum Konsultasi Publik untuk Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Buton Selatan Tahun 2025–2030.

Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios menekankan bahwa forum tersebut merupakan bagian penting dari perencanaan pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyusun arah dan prioritas pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Bupati menegaskan bahwa penyusunan RPJMD menjadi kerangka utama dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah dengan arah pembangunan nasional maupun provinsi.

Ia juga membeberkan berbagai capaian dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati yang telah dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintahan Buton Selatan.

‘Program 100 hari kerja hanya permulaan. Apa yang kami capai adalah fondasi untuk melangkah lebih jauh,” Tuturnya, Kamis (12/6/2025).

“Jika program 100 hari kerja adalah respon cepat terhadap kebutuhan mendesak, maka RPJMD adalah strategi jangka panjang untuk kemajuan berkelanjutan dan menyeluruh,” Tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Adios juga memperkenalkan visi daerah untuk lima tahun ke depan, yakni Buton Selatan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Masyarakat yang Sejahtera, Berbudaya serta Berdaya Saing.

Visi tersebut dituangkan ke dalam enam misi pembangunan, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perekonomian berbasis potensi unggulan lokal, pemerataan dan peningkatan kualitas infrastruktur.

Lebih lanjut, pelestarian dan peningkatan kualitas lingkungan hidup, pengembangan budaya sebagai aset pariwisata, dan percepatan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Adapun beberapa program strategis yang telah dijalankan selama 100 hari Oleh Bupati dan Wakil Bupati sebagai berikut.

  1. Penyusunan SOP, optimalisasi fungsi OPD, dan job fit kepala OPD
  2. Launching program Jumat Berkah
  3. Pelaksanaan Kick Start the Morning with Coffee
  4. Rapat kerja Forkopimda
  5. Launching Busel Bersih
  6. Penataan dan rehabilitasi ringan ruang publik
  7. Pembersihan bahu jalan, drainase, serta pembenahan TPA/TPST
  8. Pemeliharaan jalan kabupaten/provinsi
  9. Peningkatan kapasitas kelistrikan PLTD Batuatas
  10. Pemeliharaan dan perbaikan lampu PJU
  11. Bantuan seragam siswa miskin ekstrem dan peresmian gedung sekolah
  12. Integrasi pelayanan kesehatan gratis bagi ASN
  13. Bantuan ekonomi produktif di tujuh kecamatan serta dapur sehat
  14. Bantuan bibit pertanian dan peternakan
  15. Bantuan UEP, disabilitas, dan perempuan kepala keluarga (Pekka)
  16. Bantuan UMKM dan launching Koperasi Merah Putih
  17. Pelatihan keterampilan masyarakat
  18. Pasar murah dan pemantauan harga
  19. Launching program 1 Desa 1 Produk
  20. Pematangan Pasar Lapola Sampolawa
  21. Koordinasi teknis dengan kementerian/lembaga pusat
  22. Koordinasi bersama Pemprov dan instansi vertikal
  23. Penyerahan sertifikat lahan ke Pemda
  24. Launching aksesoris khas daerah dan bantuan jubah adat desa/kecamatan
  25. Promosi pariwisata
  26. Launching Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta simulasi kebencanaan. (Ha)

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *