Diskusi Publik HMI Komisariat Hukum Unpatti Dan Pernyataan Sikap Menolak Diskriminasi Masyarakat Adat

SPIONNEWS.ID MALUKU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar diskusi publik bertajuk “Menelisik Arah Gerakan Mahasiswa . Kegiatan ini membahas terkait Pendidikan, Gerakan, Perlawanan, Politik Hukum, dan Peran Sosial di Tengah Krisis Demokrasi.

Puluhan mahasiswa turut berpartisipasi dalam dialog tersebut. Mimbar bebas yang menampilkan berbagai bentuk ekspresi mahasiswa, seperti pembacaan puisi, pidato, dan orasi tentang kondisi negara saat ini, Kamis (28/08/2025) di depan Pujasera Kampus Unpatti Ambon.

Diskusi publik ini bertujuan untuk menghidupkan semangat gerakan mahasiswa di Unpatti yang telah mengalami degradasi beberapa tahun belakangan ini.

Inisiatif menggelar diskusi publik sebagai upaya untuk membangun kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu sosial dan politik yang sedang terjadi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gerakan mahasiswa di Unpatti dalam membangun kesadaran kolektif untuk memperjuangkan keadilan sosial dan demokrasi.

Diakhir kegiatan tersebut, HMI Komisariat Hukum Unpatti mengajak semua elemen mahasiswa, masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen lainnya untuk bersama-sama membacakan pernyataan sikap sebagai berikut :

  1. Menolak segala bentuk diskriminasi dan perampasan terhadap hak-hak masyarakat adat, termasuk masyarakat adat Haya, masyarakat adat Key, masyarakat adat Seram, dan lainnya, oleh negara dan segala bentuk penindasan yang menindas.
  2. Menolak segala bentuk diskriminasi dan perampasan terhadap hak-hak masyarakat adat oleh negara dan segala jenis koperasi yang terjadi di pelosok negara Indonesia.
  3. Menolak segala bentuk upaya pembungkaman kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berserikat yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945, serta mengecam tindakan represif aparat kampus dan negara terhadap gerakan mahasiswa, aktivis dan masyarakat sipil yang menyuarakan kritik terhadap pemerintah.
  4. Mengajak seluruh elemen untuk bersatu secara kolektif membangun kesadaran dalam melawan segala bentuk penindasan, diskriminasi, dan pembodohan yang dilakukan oleh negara, koperasi, dan kampus.(*)

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *