Akses Mobilitas Darat Satu-Satunya Putus, Camat Kepulauan Teor Menghilang

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Akibat curah hujan yang deras beberapa waktu lalu, longsor terjadi dan menutupi akses jalan, serta merusak satu-satunya akses jalan di Kecamatan Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku. Hal ini membuat masyarakat sangat kesulitan dalam beraktivitas.

Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu-satunya penghubung antara pelabuhan dengan kampung-kampung lain. Masyarakat harus bersabar karena kebutuhan mereka susah untuk terpenuhi akibat akses jalan yang rusak tersebut, terkhusus untuk para pedagang. Pengangkutan barang dagangan dari pelabuhan ke tempat jualan mereka terhambat.

Hal ini juga dialami oleh tim organisasi Gema Pemuda yang sedang melakukan pengabdian di Negeri Rumalusi.mereka turut merasakan kesulitan yang dirasakan oleh masyarakat Teor.


Ketua Tim Pelaksana Pengabdian, Fikri, kepada awak media mengungkapkan, akibat longsor hingga jalan tertutup dan patah, masyarkat pun kesulitan untuk mengakses ke kecamatan.

“Semoga masalah ini cepat dibenahi oleh pihak yang berwenang,” ujarnya, Selasa (09/09/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu masyarakat Teor, Saputra Kolatfeka, mengungkapkan, Sebagai anak negeri, kami sangat merasakan kesulitan dalam beraktivitas. Akibat jalan yang putus transportasi pun terhambat.

“Kalau mau ke pelabuhan untuk mengambil barang belanjaan butuh tenaga ekstra. Pakai motor ke jalan yang patah, lalu jalan kaki sampai ke pelabuhan. Mengangkut barang yang banyak sangat ribet,” kesalnya.

Lebih lanjut Tim organisasi pemuda menegaskan, Masalah ini bukan hanya menyulitkan perekonomian masyarakat setempat, melainkan juga bisa mengancam nyawa masyarakat.

“Puskesmas kecamatan Teor menjadi sangat sulit untuk diakses. Orang yang sakit atau ibu-ibu melahirkan tidak bisa melakukan perjalanan ke puskesmas. Orang sakit yang mau ke puskesmas bisa tambah sakit di jalan. Bagaimana kalau ada ibu-ibu yang mau melahirkan? Pasti sangat sengsara. Kami berharap kondisi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah SBT.” Ungkapnya

Menurutnya, Di tengah situasi genting seperti ini, masyarakat selalu mengeluh tentang tiadanya tindakan Camat Pulau Teor untuk membenahi masalah tersebut. Naasnya, masyarakat sangat menyesali dengan tindakan Kepala Kecamatan yang tiba-tiba menghilang dari wilayah yang dipimpinnya.

“Tindakan Kepala Kecamatan Teor terlihat seperti tidak ada kepedulian atas apa yang menimpa masyarakat Teor pada saat ini. Dan pemerintah kabupaten juga harus turut memperhatikan masalah ini atas dasar wilayah administratif yang dipimpinnya.” Imbuhnya

Hingga berita ini ditayangkan, awak media belum terhubung dengan pihak terkait.(**)

Editor: Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *