Dishub Kota Ambon Diminta Tegas Tertibkan Angkot “Bersuara Bising”

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Warga Kota Ambon, khususnya yang bermukim di jalur Wayame, Poka, Waiheru hingga Passo, menyoroti ulah sopir angkutan kota (angkot) yang kerap memutar musik dengan volume sangat keras. Kondisi ini sudah lama meresahkan masyarakat, lantaran suara yang memekakkan telinga tersebut terdengar tanpa mengenal waktu, bahkan mengganggu saat warga beristirahat dan menjalankan ibadah.

Praktik ini dinilai sebagai bentuk pelanggaran etika pelayanan publik. Sebab, angkot merupakan moda transportasi umum yang mestinya menghadirkan kenyamanan bagi penumpang, bukan justru menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat.

Warga menilai, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon tidak boleh menutup mata. Sebagai instansi teknis, Dishub memiliki tupoksi jelas dalam melakukan pengawasan, penertiban, hingga memberikan sanksi tegas terhadap sopir angkot yang tidak mematuhi aturan. Apalagi, regulasi tentang tata tertib lalu lintas dan pelayanan angkutan umum sudah diatur dalam peraturan daerah maupun undang-undang.
“Kalau Dishub diam, berarti mereka lalai terhadap kewajiban. Jangan tunggu ada konflik antara sopir dan masyarakat baru bertindak,” kritik Bayu warga masyarakat di kawasan Waiheru, Kamis (09/10/2025).

Menurutnya, fenomena angkot yang beroperasi bak diskotik berjalan itu mencerminkan lemahnya pengawasan Dishub. Padahal, pengendalian aktivitas angkutan umum, termasuk ketertiban dan kelayakan pelayanan, merupakan bagian inti dari tugas dan fungsi Dishub kota.

Ia juga menegaskan, jika ketegasan tidak ditunjukkan, maka wibawa pemerintah kota akan dipertanyakan. “Ini bukan sekadar soal musik keras, tapi soal bagaimana pemerintah hadir melindungi kenyamanan warganya,” tambahnya.

Masyarakat berharap Dishub segera melakukan razia lapangan, memanggil sopir-sopir yang melanggar, hingga mencabut izin trayek bila perlu. Langkah tegas itu dianggap satu-satunya cara untuk mengembalikan marwah transportasi umum di Ambon agar benar-benar menjadi sarana pelayanan, bukan sumber keresahan.

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *