
SPIONNEWS, BUTON SELATAN, — Pertemuan Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tingkat Kabupaten Buton Selatan berhasil diselenggarakan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan berbagai jenis penyakit di seluruh wilayah Buton Selatan.
Pertemuan ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. La Ode Achmad Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (PPKP) Dinas Kesehatan Buton Selatan, Camat Lapandewa, Seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Buton Selatan
Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan, dr. La Ode Achmad, dalam arahannya menegaskan bahwa upaya pengendalian penyakit tidak bisa dilakukan hanya oleh tenaga kesehatan saja, melainkan memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta kesadaran seluruh warga:
“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Namun untuk mencegah, kita harus bekerja sama mulai dari penyuluhan di tingkat desa, pemantauan lingkungan, hingga penanganan cepat jika ditemukan kasus. Tidak ada satu pihak yang mampu menyelesaikan ini sendirian.”
Beliau juga menyoroti pentingnya peran Puskesmas sebagai garda terdepan:
“Puskesmas di setiap kecamatan adalah ujung tombak pelayanan. Data yang akurat, pelaporan yang cepat, serta jangkauan pelayanan yang merata ke desa-desa adalah kunci agar penyakit dapat dikendalikan sebelum menyebar luas.”
Peran Daerah dan Masyarakat
Camat Lapandewa menyambut baik kegiatan ini dan berkomitmen untuk menyebarluaskan informasi kesehatan ke seluruh wilayah kerjanya:
“Kami di tingkat kecamatan siap menjadi jembatan antara masyarakat dan tenaga kesehatan. Kami akan mengajak kepala desa, lurah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk ikut menyosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pola hidup sehat, serta rutin memeriksakan kesehatan ke Puskesmas.”
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi atas inisiatif ini sekaligus menyampaikan arahan teknis terkait penanganan penyakit menular maupun tidak menular yang menjadi prioritas di wilayah Sulawesi Tenggara.
Kesepakatan Tindak Lanjut
Seluruh peserta pertemuan sepakat untuk:
✅ Memperkuat sistem pemantauan dan pelaporan kasus penyakit di setiap desa
✅ Melakukan sosialisasi rutin tentang pola hidup bersih dan sehat
✅ Mengaktifkan peran kader kesehatan dan kader PKK di lingkungan masing-masing
✅ Memperbaiki akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas yang masih tertinggal
✅ Melakukan pemeriksaan dan pemantauan berkala di kawasan rawan penyakit
Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran dan kesiapan masyarakat Buton Selatan dalam menjaga kesehatan meningkat, sehingga angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat semakin baik. (Ha)
Editor : Harry

