(TUK) Gatensi Baubau, Melaksanakan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Tenaga Ahli

SPIONNEWS, BAUBAU, 1 Oktober 2026 — Sebuah tonggak sejarah baru tercatat dalam dunia peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di wilayah Sulawesi Tenggara. Pada tanggal 1 September 2026, Tempat Uji Kompetensi (TUK) Gatensi Baubau kembali melaksanakan kegiatan uji kompetensi dan sertifikasi tenaga ahli. Kegiatan ini istimewa karena sekaligus menjadi debut perdana penerapan sistem baru Gatensi Certification Center yang menggantikan sistem sebelumnya yang dikenal luas sebagai SMART GATENSI.

Ketua Gatensi, Isnan Arif Ali, menyampaikan rasa syukur sekaligus rincian kegiatan, “Alhamdulillah, selesai juga kegiatan kali ini. Pada hari ini tanggal 1 September 2026, TUK Gatensi Baubau melakukan kembali uji kompetensi sertifikasi tenaga ahli. Dan ini adalah perdana TUK Gatensi Baubau yang pertama kali menerapkan sistem sertifikasi Gatensi Certification Center dari tiga TUK yang ada di Sulawesi Tenggara. Yang sebelumnya menggunakan sistem SMART GATENSI.”

“Kekompakan pihak Admin TUK Gatensi Baubau, para Asesor, serta Korwil Gatensi Sulawesi Bapak Muhammad Nasir Yusuf, akhirnya kegiatan ini berlangsung tanpa hambatan sama sekali,” tegas Isnan Arif Ali.

Isnan Arif Ali juga menjelaskan bahwa kegiatan kali ini diikuti oleh tenaga ahli dari berbagai bidang:

“Untuk kegiatan kali ini, peserta datang dari beberapa kalangan tenaga teknik, yakni tenaga konsultan, tenaga kontraktor, hingga tenaga pengembang/developer.”

Rencana Perluasan ke Morowali, Menyikapi tingginya kebutuhan tenaga kerja bersertifikat, Isnan Arif Ali mengungkapkan rencana strategis ke depan:

“Untuk kegiatan selanjutnya, kemungkinan besar kita akan melaksanakan uji kompetensi langsung di Kabupaten Morowali. Hal ini karena rekan-rekan kontraktor dan konsultan di sana sudah beberapa kali menghubungi saya mereka menyampaikan bahwa wilayah tersebut saat ini kekurangan tenaga kerja tersertifikasi. Selama ini, jika mereka ingin membuat Surat Keterangan Kompetensi (SKK), harus pergi ke Palu dengan menempuh perjalanan sekitar 12 jam. Tentu saja hal ini sangat menyulitkan dan memakan waktu,” jelas Isnan Arif Ali.

Langkah ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan riil dunia usaha dan industri di wilayah Morowali yang tengah berkembang pesat, sekaligus mempermudah akses sertifikasi bagi tenaga kerja setempat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Apresiasi Korwil Gatensi Sulawesi, Sementara itu, Koordinator Wilayah Gatensi Sulawesi, Muhammad Nasir Yusuf, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim:

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kesiapan seluruh tim di Baubau. Pergantian sistem dari SMART GATENSI ke Gatensi Certification Center ini memang memerlukan adaptasi cepat dan pemahaman menyeluruh. Namun Admin, para Asesor, dan seluruh jajaran di sini membuktikan bahwa mereka mampu beradaptasi dengan sangat baik. Kegiatan perdana ini berjalan mulus bukan karena kebetulan, melainkan karena persiapan matang dan kekompakan yang luar biasa,” ujar Muhammad Nasir Yusuf.

Ia menambahkan, keberhasilan TUK Gatensi Baubau menjadi contoh bagi dua TUK lainnya di Sulawesi Tenggara untuk segera menyusul pembaruan sistem tersebut, sekaligus mendukung rencana pelayanan hingga ke Morowali.

“Baubau telah memimpin langkah ini. Semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan menjadi tolok ukur kualitas pelayanan yang kami harapkan dapat diikuti oleh seluruh TUK di wilayah Sulawesi. Sistem baru ini lebih transparan, lebih cepat, dan lebih dapat dipertanggungjawabkan demi menjamin setiap sertifikat yang diterbitkan benar-benar mencerminkan kompetensi yang dimiliki pemegangnya,” tambahnya.

Semangat Baru, Standar Baru, Terdapat tiga Tempat Uji Kompetensi Gatensi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, dan TUK Gatensi Baubau menjadi yang terdepan dalam melakukan pembaruan sistem ini. Pergantian sistem ini bukan sekadar perubahan nama, melainkan pemutakhiran menyeluruh dalam tata kelola, pencatatan, pelaporan, hingga proses penerbitan sertifikat yang lebih modern, transparan, dan terintegrasi.

“Alhamdulillah, debut pertama menggunakan sistem Gatensi Certification Center berjalan baik. Semoga langkah ini membawa manfaat yang lebih besar, meningkatkan kepercayaan, serta mendorong semakin banyak tenaga kerja di daerah kita untuk bersertifikat, kompeten, dan siap bersaing,” pungkas Isnan Arif Ali.

Diharapkan ke depannya, dua TUK lainnya di Sulawesi Tenggara dapat menyusul menerapkan sistem yang seragam, sehingga mutu dan pengakuan kompetensi tenaga kerja di seluruh provinsi semakin kokoh dan diakui secara nasional. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *