Liputan: La Ode Muhammad Syamsir
SPIONNEWS.ID, Baubau - Sampai dengan hari ini, Kota Baubau dan sekitarnya masih diselimuti kabut asap. Kondisi kabut asap di Kota Baubau mulai menjadi perhatian sejak 26 September 2026, dengan kemunculan awal tercatat pada 28–29 September 2026 dan sempat fluktuatif atau mereda pada beberapa hari sebelum kembali menebal kembali pada pertengahan Oktober 2026.
Hingga saat ini (23 Oktober 2026), fenomena kabut asap kiriman dan karhutla ini telah berlangsung secara tidak terus-menerus selama hampir 28 hari atau sekitar 4 minggu sejak pertama kali terdeteksi pada akhir September 2026.
- Puncak Awal: Kadar partikulat PM₂.₅ tertinggi sempat tercatat pada 29 September 2026.
- Kondisi Terbaru: Per 19 Oktober 2026, Dinas Kesehatan mencatat konsentrasi debu kembali meningkat hingga 101–114 µg/m³ di beberapa wilayah seperti Kelurahan Lowu-Lowu.
- Kebijakan Sekolah: Pemerintah Kota Baubau mengambil kebijakan mengalihkan kegiatan belajar tatap muka (TK, SD, SMP) menjadi belajar daring mulai 21 Oktober 2026 akibat kondisi udara yang memburuk.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, La Ode Darus Salam, S.Sos.,M.Si terus menghimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker ketika beraktifitas di luar rumah.

"Tetap jaga kesehatan, kabut asap masih terus ada, pakai masker ya.. Sekali lagi, siap masker. Jum'at yang berkah, mudah-mudahan Allah meridhoi kita semua." Ujar La Ode Darus Salam, saat ditemui usai sholat Jum'at di Masjid KPP Pratama Baubau.(*)
Editor: Saudara RAL

