DOBO, SPIONNEWS.ID – Pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru setelah data hingga September 2026 mencatat 1.344 warga terdiagnosis hipertensi dari total 5.636 warga yang menjalani pemeriksaan.
Data yang bersumber dari Satu Sehat Indonesia (SSI) tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, dalam pencanangan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Edukasi Layanan Kesehatan bagi pasien hipertensi di Restoran Gospel Dobo, Rabu (21/10/2026).
Angka tersebut menjadi pengingat bahwa pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika tubuh mulai terasa sakit.
Bupati Kaidel menegaskan, pemeriksaan berkala diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan mengambil langkah yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis.
“Angka ini mengingatkan kita pentingnya cek kesehatan rutin, meski merasa sehat,” tegas Kaidel.
Ia menilai pembangunan kesehatan tidak sebatas menyediakan layanan pengobatan, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dan mengenali risiko penyakit sejak dini.
Menurutnya, kesehatan merupakan bagian mendasar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kondisi masyarakat yang sehat juga menjadi salah satu faktor pendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Untuk memperluas kesadaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mencanangkan program CKG sekaligus memberikan edukasi layanan kesehatan kepada 112 pasien hipertensi.
Kegiatan ini digelar menjelang Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 pada 12 November 2026.
Kaidel juga meminta camat, lurah, kepala desa, dan TP-PKK berperan aktif mengajak masyarakat memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan. Upaya sosialisasi tersebut diharapkan menjangkau warga hingga wilayah pesisir dan pelosok Aru.
Pemerintah daerah selanjutnya akan melaksanakan program CKG secara masif melalui 30 Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, Thin Jamco, S.Kep., menjelaskan bahwa kegiatan di Dobo diikuti 112 peserta dengan dukungan narasumber dari berbagai bidang kesehatan.
Narasumber yang dilibatkan meliputi dokter spesialis penyakit dalam, Kepala BPJS Kesehatan Aru, dokter TOT Tata Laksana Stroke, serta tim kesehatan Puskesmas.
Kehadiran tenaga kesehatan tersebut diharapkan membantu peserta memperoleh pemahaman mengenai penanganan hipertensi, risiko komplikasi, dan pentingnya mengikuti anjuran medis.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., Wakapolres Aru Kompol Yamin Selayar, Danramil 1503/Dobo Kapten Inf Edy Pattimin, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sakti Zakaria Sitorus, serta Ketua TP-PKK Ny. Claudia Imarisa Kaidel.
Data hipertensi tersebut menjadi dasar penting bagi penguatan edukasi dan deteksi dini di tengah masyarakat. Namun, upaya penanganannya juga membutuhkan pemeriksaan berkelanjutan, kepatuhan terhadap anjuran tenaga medis, serta akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.
Editor : EB

