
SPIONNEWS, BATAUGA — Upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Buton Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan menggelar pertemuan penggalangan elemen masyarakat Pentaheliks yang berlangsung di Aula Kelurahan Lakambau, dalam rangka menyamakan langkah dan memperkuat strategi penanganan stunting di wilayah tersebut.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan beserta jajaran anggota, didampingi oleh Asisten I Setda Kabupaten Buton Selatan, serta Kepala Dinas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Buton Selatan. Turut hadir pula para kader Posyandu se-Kabupaten Buton Selatan, Lurah Lakambau, serta Kepala Desa yang hadir mewakili wilayah kerjanya.
Agenda utama pertemuan ini membahas perkembangan data stunting di Kabupaten Buton Selatan, sekaligus merumuskan berbagai solusi konkret untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut. Sinergi Pentaheliks yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan menjadi kekuatan besar dalam memperluar jangkauan intervensi gizi kepada keluarga yang membutuhkan.
Tak hanya berdiskusi di ruang rapat, Ketua TP PKK Kabupaten Buton Selatan bersama rombongan juga turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memantau kondisi secara langsung. Salah satu fokus kunjungan adalah rumah tangga yang layak menerima bantuan bedah rumah, termasuk keluarga yang tergolong terdampak stunting.
Salah satu kasus yang disorot adalah seorang remaja berusia 16 tahun yang telah memiliki anak dengan kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu. Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan.
Terkait upaya jangka panjang, program ini juga dikaitkan langsung dengan program Orang Tua Asuh, di mana para ASN maupun donatur dapat berpartisipasi menjadi orang tua asuh bagi anak-anak dan keluarga berisiko stunting. Program ini diharapkan mampu memperluas jaringan dukungan sosial sehingga angka stunting di Buton Selatan dapat terus menurun secara signifikan.
Sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih, dalam kunjungan tersebut juga diserahkan bantuan berupa sumur bor bagi keluarga yang berada di wilayah terdampak stunting. Air bersih yang terpenuhi diharapkan menjadi fondasi awal terciptanya keluarga yang sehat dan bebas dari risiko gizi buruk.
Ketika ditemui KETUA TP PKK BUTON SELATAN, HJ. SITI NORMA ADIOS menjelaskan, Penurunan stunting bukan hanya tugas satu dinas atau satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab kita semua pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen bangsa. Melalui sinergi Pentaheliks ini, kita ingin memastikan tidak ada satu keluarga pun yang tertinggal dari akses pelayanan dasar yang layak.
“Sumur bor, bedah rumah, dan program orang tua asuh adalah langkah nyata kita: memenuhi kebutuhan air bersih, memperbaiki lingkungan tempat tinggal, dan memberikan pendampingan kasih sayang yang tulus bagi anak-anak dan keluarga kita yang membutuhkan. Mari kita bersama-sama menjadi bagian dari solusi, karena setiap anak Buton Selatan berhak tumbuh sehat, cerdas, dan bermartabat. Semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi masa depan generasi kita,” ujar Hj. Siti Norma Adios.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam pengawasan dan penanganan stunting, sehingga target penurunan angka stunting di Kabupaten Buton Selatan dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Editor : Harry

