
SPIONNEWS.ID, Maluku – Berbagai kegiatan yang terjadi pada saat kampanye mulai disoroti oleh beberapa media. Hal ini membuat salah satu aliansi membuka suara dan meminta penjelasan, terkait adanya aliran dana yang dipakai oleh pasangan calon di Maluku.
Ketika dikonfirmasi salah satu Aliansi Pemuda, Founder Pemberantasan Kemiskinan Nusantara (PKN), Ali Alkatiri menyoroti, terkait dengan adanya spekulasi liar yang disampaikan lewat berbagai media bahwa Dana Pinjaman PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) membebani Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Hendrik Lewarisa – Abdulah Vanath.
“Untuk hal terkait tersebut, saya sampaikan itu tidak benar, Pemerintahan Lawamena saat ini sedang fokus untuk menjalankan Visi dan Misinya menyelesaikan yang paling urgen yaitu pengentasan kemiskinan serta mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat agar pendapatan per kapita masyarakat Maluku meningkat,” ujarnya.

Katanya, pihaknya optimis pendapatan masyarakat Maluku dapat ditingkatkan dengan dukungan semua kompenen masyarakat, sehingga Pemerintahan Gubernur Hendrik Lewerissa dapat leby fokus menunaikan janjinya kepada Masyarakat Maluku.
Alkatiri menuturkan kepada awak media Senin (03/03/2025) bahwa, Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku saat ini mempunyai target serta management kerja yang sesuai dengan perintah dan arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mensinkronkan Visi dan Misinya dengan Pemerintah Daerah Maluku yaitu mewujudkan Program Makan Bergizi dan Pertumbuhan Ekonomi 8℅ adalah target yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk Indonesia.
“Target ini diharapkan dapat dicapai pada tahun 2029. Beta berharap pihak-pihak yang belum memahami secara baik tentang pencanangan Pemerintahan Lawamena jangan hanya omon – omon,” tegasnya.
Ia pun menambahkan, Retret yang dilakukan di Magelang oleh Mendagri RI, tujuannya agar Bupati dan Wali Kota se – Indonesia dan Maluku pada khususnya untuk dapat bekerjasama dan saling berkoordinasi dengan baik.

Alkatiri pun menambahkan, pentingnya mendukung gagasan Pemerintah Daerah Maluku tentang Hilirisasi dan Industrialisasi dalam meningkatkan daya saing daerah.
“Setiap daerah memiliki potensi yang komparatif, sehingga harus dimaksimalkan untuk peningkatan perekonomian daerah yang semakin kuat, maka pengentasan kemiskinan pun di Maluku dapat teratasi secara perlahan-lahan,” ucap dia.
Menurutnya; “Kemajuan Maluku membutuhkan kesadaran kolektif untuk menghadapi ketimpangan serta problem sosial yang lainnya yang ada di Maluku, keadaan ini tidak hanya dibebankan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah Maluku tetapi perlu adanya dukungan masyarakat terhadap setiap kebijakan Pemerintah dalam aspek apapun, yang bersifat strategis untuk kepentingan masyarakat Maluku yang lebih baik,” kata Alkatiri.
Lebih jauh, dirinya mengungkapkan, saat ini yang sangat penting dan perlu segera dilakukan oleh Gubernur Maluku adalah mensinergikan Program Prabowo Subianto tentang Asta Cita yang merupakan pencanangan dari Presiden RI, sehingga Gubernur Maluku dapat menjabarkannya dalam Visi dan Misinya yang dikenal dengan penyebutan Sapta Cipta.

“Lawamena dengan visi dan misi tersebut diharapkan Pemerintah Daerah Maluku harus mampu untuk mewujudkannya demi Maluku Pung Bae,” tutupnya. (W2)
Editor : Rusly, S.Mn.
