dr. Winda Bawa Puskemas Bungi Juara 1 Tingkat Kota Baubau Atasi Stunting

SPIONNEWS, BAUBAU – Dalam rangka HUT Kopri dan Hari Guru Pemerintah Kota Baubau memberikan salah satu penghargaan kepada UPTD Puskesmas Bungi, terkait dengan inovasi pemerintah kelurahan yang bekerjasama dengan Puskesmas untuk mengatasi masalah stunting di Kota Baubau.

Seperti yang diketahui bahwa pengaruh tertingginya angka stunting dipengaruhi dengan kurangnya makanan bergizi atau kurang makannya anak-anak sehingga membutuhkan upaya dalam mengatasi masalah anak tersebut.

Ketika dikonfirmasi Kepala Puskesmas Bungi dr. Winda mengatakan "Untuk memperbaiki status gizi bagi anak-anak, maka kami di Puskesmas Bungi membuat inovasi untuk mengatasi masalah anak yaitu Gangguan Tidak Makan (GTM) yang mempengaruhi tingginya angka Stunting khusunya di wilayah kerja PKM Bungi, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang makanan bergizi sehingga PKM berinisiatif untuk mwngenalkan makanan bergizi yang berbahan dasar lokal disekitar kita, namun tetap tinggi protein dengan cara membuat menu makanan berat maupun kudepan melalui inovasi di Wilayah Kota Baubau khususnya di Kecamatan Bungi" Ungkapnya, Selasa, 2/12/2025 di ruang kerjanya.

"Alhamdulillah dengan dengan inovasi ini kami berhasil juara 1 dengan kategori Inovasi tingkat Kota Baubau, Puskesmas Kelurahan, dengan inovasi Rindu Besti, "STICKYLOR) inovasi yang diperkenalkan langsung kepada masyarakat pada tanggal 6 Agustus tahun 2025 dalam rangka kunjungan dan pembinaan Posyandu di Kelurahan Waliabuku, oleh ibu ketua penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara Ny. Arinya Andi Sumageruka bersama dengan Ny. Hj. Sitti Arystisss Yusran di Posyandu Teratai, Kelurahan Waliabuku" Jelasnya pada awak media.

Ia menambahkan, dan ini sangat berharga bagi kami dengan inovasi stickylor merupakan tindak lanjut dari inovasi Kinandeku, dimana dalam mengatasi masalah pada anak usia dibawah 5 tahun dengan berbagai karakter dan metode sehingga terpikirlah bagi kami untuk menghadirkan makanan kudepan tinggi protein hewani, (protein yang tinggi diganti protein hewani) yang berbahan dasar lokal namun memiliki protein yang tinggi.

Kata dr. Winda, hal ini merupakan upaya Pemerintah Kota Baubau dalam mengatasi kekurangan gizi bagi anak-anak. Selama di Puskesmas Bungi Kepemimpinan dr. Winda Dian Permatasari, sejak September 2023 PKM Bungi berturut - turut mendapatkan juara Inovasi Daerah baik di tingkat Kota Baubau, maupun tingkat provinsi.

"Pada tahun 2023 pada tingkat provinsi mendapatkan juara 2 terkait dengan perlombaan inovasi daerah, dimana kami saat itu, mengangkat judul Inovasi CALL TB, pada tahun 2024, kami kembali mendapatkan juara 3 dengan kategori Lomba Inovasi Daerah tingkat Kota Baubau, dan alhamdulillah dalam kategori inovasi kesehatan terbaik se Sulawesi Tenggara kami angkat judul inovasi rindu Besti (Kinandeku)" Jelasnya.

dr. Winda menyebutkan, kami bisa sejauh ini berkat kerjasama dari semua pihak dan kami lakukan untuk memajukan Puskesmas, Semoga apa yang kami berikan kepada masyarakat dapat memberi dampak positif dan membawa masyarakat Kota Baubau khususnya di wilayah kerja kami menjadi masyarakat yang sehat Mandiri serta anak-anak yang memiliki masalah gizi di wilayah Kecamatan Bungi, bisa teratasi.

"Dengan tambahan makanan berbahan dasar lokal dengan protein yang tinggi ini dalam bentuk hewani bisa memperbaiki berbagai status gizi sehingga menjadi generasi emas" Ujarnya. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *