
SPIONNEWS, Batauga – Operasi pasar pangan murah yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Buton Selatan dimulai dari pagi tadi dan masyarakat sudah berkumpul di Gedung Lamaindo Batauga, Rabu, 19/3/2025.
Dalam kegiatan tersebut Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menyediakan beberapa bahan pangan berupa bawang putih, bawang merah, telur, beras, gula dan minyak goreng.
Kegiatan ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara untuk di Kabupaten Buton Selatan acara ini juga dihadiri oleh Bupati, PKK, PJ Sekda, Polri dan OPD Se Kabupaten Buton.
Saat dikonfirmasi ketika acara berlangsung, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengatakan “Pasar murah sudah kita lakukan, dan sudah kami jelaskan bahwa semuanya tidak ada masalah, dan hari ini semua bahan pangan pasar murah hari ini terbagikan” ungkapnya.
Lanjutannya, Untuk wilayah kepulauan telah diatur oleh pegawai kami, dan siap hari ini disalurkan juga termasuk di Pulau Kadatua dan Pulau Siompu, dan Pulau Batuatas yang jauh di sana.
Hal Senada diungkapkan juga oleh Kadis Ketahanan Pangan La Asari mengungkapkan, jadi untuk bahan pangan yang dijual di pasar murah ini yaitu ada berapa Ada minyak goreng Kita ada telur bawang Putih bawang Merah dan gula.
“Perlu kami sampaikan bahwa Apa yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Pak Bupati, termasuk dalam program kerja 100 hari beliau” imbuhnya.
Ungkapnya, Mudah-mudahan apa yang menjadi program ini kami dan pemerintah, hanya merupakan stimulan , dan diharapkan kepada seluruh masyarakat tidak tergantung dengan kegiatan hari ini, nantinya kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bisa berupaya tentang ketahanan pangan.
“Termasuk Dinas Pertanian, Dinas Kelautan, tentang hasil pertanian dan hasil kelautan, sehingga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud” Ujarnya.
Harapannya, dengan adanya pasar murah di kepada masyarakat Kabupaten Buton Selatan ini, yang kurang mampu dalam menjelang hari raya Idul Fitri bisa terbantukan.
“Untuk kali ini beras yang disalurkan 5 ton, dan ini merupakan kali kedua sebelum memasuki bulan Ramadan kemarin tahap satunya” imbuhnya.
Dimana sebanyak 5 ton beras ukuran 5 kilogram, telur ayam 250 rak, minyak goreng merek minyakita 250 liter, Gula pasir 250 kilogram, dan bawang putih/merah masing-masing 250 kilogram di kucurkan pada gerakan pangan murah.
Asari mengatakan semua komoditas dipasok langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) cabang Baubau. Kecuali komoditas jenis telur ayam berasal dari peternakan lokal.
Adapun harga jual komoditas pada gerakan pasar murah yakni sebagai berikut. Beras ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp 58.000, telur ayam Rp 56.000 per rak, Gula pasir Rp 15.000 per kilogram, dan Minyak goreng Rp 15.000.
Ia berharap dengan adanya gerakan tersebut dapat memenuhi kecukupan kebutuhan sembako masyarakat kurang mampu.Sementara itu, Nur Janah warga Laompo, mengaku kegiatan seperti ini sering diadakan jelang Idul Fitri di Buton Selatan.
Ia menuturkan selisih harga sembako yang dijual pada gerakan pangan murah terpaut Rp 5.000 dari harga jual aslinya, seperti harga gula pasir di pasar sebesar Rp 20.000 menjadi Rp 15.000 dan harga beras ukuran 5 kilogram dari Rp 65.000 menjadi Rp. 58.000.
Janah bersama para Ibu Rumah Tangga lainnya merasa diringankan dengan adanya gerakan tersebut. Kendati hanya selisih Rp.5000 namun sisa uang belanja tersebut masih dapat digunakan untuk membeli kebutuhan dapur lainnya.
“Kita merasa bersyukur dengan program pangan murah ini setidaknya sisa uang itu masih bisa kita beli kebutuhan yang lain,” Pungkasnya.(Ha)
Editor : Harry

