H. Muhammad Adios: Atasi Kemiskinan, Ajak Investor Ikan Ke Busel

SPIONNEWS, BATAUGA – Kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Bappeda kabupaten Buton Selatan dan badan statistik Nasional wilayah kabupaten Buton Selatan di mana membahas tentang sensitivitas antara program yang akan diadakan oleh OPD harus sejalan dengan visi misi Bupati Buton Selatan.

Terkait dengan itu semua diungkapkan dari pihak statistik bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Buton Selatan mencapai 14% lebih.

Ketika dikonfirmasi Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios menyatakan, untuk angka kemiskinan dari beberapa kabupaten yang ada di Pulau Buton yaitu angka tertinggi ada pada Kabupaten Buton Selatan yaitu 14, 8% untuk tahun 2025, kalau untuk Baubau 9%, untuk Buton Utara sekitar 12% dan untuk Kabupaten Buton sekitar 11% , dan yang paling tinggi adalah di kita Kabupaten Buton Selatan dan hal itu tidak bisa kita pungkiri.

“Hal ini karena anggaran kabupaten Buton Selatan hanya berharap pada anggaran APBD, hal ini menjadi salah satu upaya Bupati untuk memikirkan bagaimana, menciptakan lapangan pekerjaan, dalam hal ini melakukan kerjasama dengan investor”imbuhnya, pada awak media, di ruang kerjanya, Selasa, 15/7/2025.

Kata Bupati, walaupun keadaan kita seperti ini, saya tetap berjuang dan akan berupaya dan dalam waktu dekat akan saya datangkan investor di bidang perikanan dan kelautan, yang sebentar lagi akan tiba kemungkinan di minggu-minggu ini.

“Tinggal mengurus perizinan di kementerian, dan untuk di provinsi, serta Kabupaten Buton Selatan insya Allah sudah kami siapkan, hal ini mengingat akan ada tenaga kerja baru” ujarnya.

Jelasnya, Di mana kapal yang akan datang nanti 1 ABK kapal yang datang akan memuat 5 orang, dan akan ditambah dengan 15 putra-putra daerah, dan kapal yang akan datang itu sekitar 5 kapal dengan memuat ABK sebanyak 15 orang, jadi kemungkinan akan ada 45 orang yang akan direkrut untuk menjadi tenaga kerja.

“Jadi untuk memberantas kemiskinan dengan memberantas pengangguran, jika kita berbicara tentang sumber APBD ada tiga sektor, pelayanan kesehatan, pendidikan dan SDM, sekarang kita harus siapkan dana publik, seperti penanggulangan bencana dan sebagainya” ungkapnya.

Pihak pemerintah daerah menghendaki, segera mungkin Kabupaten Buton Selatan terciptanya lapangan pekerjaan, sehingga investor bisa datang dengan nyaman, dan nantinya bisa mengurangi angka kemiskinan, oleh sebab itu suatu daerah dikatakan sebagai daerah berkembang dengan baik apabila pemerintah daerah harus bekerja sama dengan beberapa investor dari luar, dan menciptakan lapangan kerja.

“Kita ini kaya tapi masih kategori lokalan, tetapi ketika ditangani secara profesional hasil laut kita, agar bisa kita ekspor ke luar negeri, maka akan terjadi perubahan” tuturnya. (Ha).

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *