La Ode Firman Hamza, Ketua PGRI Buton Selatan Yang Baru

SPIONNEWS.ID, BATAUGA – Demi meningkatkan kualitas para guru yang ada di Kabupaten Buton Selatan pihak PGRI melakukan pemilihan kepengurusan mulai dari ketua hingga jajaran pengurus harian PGRI dengan masa jabatan 2025-2030.

Dalam Konferensi ke-3 yang dilakukan oleh PGRI Kabupaten Buton Selatan menghadirkan seluruh anggota yang ada di kecamatan dan mendatangkan sthering komite dari PGRI Provinsi Sulawesi Tenggara, di Aula Al Safitri, Rabu (30/7/2025). Mengangkat tema “Transportasi PGRI menuju Indonesia Emas”.

Dalam acara pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Buton Selatan menghadirkan dua tokoh PGRI Buton Selatan, yaitu La Ode Firman Hamza dan La Ode Haerudin.

Dalam pemilihan yang dilakukan secara voting La Ode Firman Hamza mendapatkan suara 129 suara sedangkan La Ode Haerudin mendapatkan 50 suara. Kategori FI.

Untuk F2 nantinya dari 5 Formatur yang akan dipilih hanya 4 orang, setiap pemilih harus menulis 4 nama di lembaran surat suara yang akan digunakan. Setelah terpilih 4 orang tersebut, maka akan saling berkomunikasi untuk bisa memilih Jabatan, dari Ketua 1, Ketua 2, Sekretaris dan Bendahara.

Ketika memberikan pidato pertamanya, Ketua Terpilih PGRI Buton Selatan, La Ode Firman Hamza, S.Pd., M.Si. mengatakan; “Salam sejahtera bagi kita semua, yang saya hormati, Bapak/Ibu Pengurus PGRI Provinsi dan Kabupaten, serta seluruh rekan guru dan tenaga kependidikan di Buton Selatan yang saya banggakan. Puji dan syukur kita haturkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menuturkan; “Pada kesempatan yang penuh makna ini, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin PGRI Buton Selatan dalam mewujudkan perubahan demi masa depan pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia pun melanjutkan sambutannya; “Sebagai Ketua PGRI Buton Selatan, saya menyadari betapa pentingnya peran guru sebagai agen transformasi bangsa. Dengan semangat kita bersama, PGRI akan menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan yang berdaya saing untuk mencapai Indonesia Emas,” tuturnya.

Ucap Firman Hamza, Transformasi PGRI yang ia usung meliputi:

  1. Peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru, melalui pelatihan inovatif dan penerapan teknologi dalam pembelajaran.
  2. Penguatan peran guru sebagai teladan moral dan intelektual, guna menyiapkan generasi emas Indonesia yang cerdas, kreatif, dan berbudi pekerti luhur.
  3. Penegakan keadilan dan kesejahteraan guru, sehingga para pendidik dapat lebih fokus dan bersemangat dalam tugas mulia mereka.
  4. Kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain, untuk mempercepat kemajuan mutu pendidikan di Buton Selatan.

Diungkapkannya; “Saya percaya, melalui transformasi ini, PGRI bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan positif menuju masa depan gemilang bangsa kita,” ungkapnya.

Untuk itu, La Ode Firman menghimbau; “Marilah kita bersama-sama mengabdikan diri, menjalin sinergi, dan bekerja penuh dedikasi demi terwujudnya Indonesia Emas yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Akhir kata, La Ode Firman Hamza pun menambahkan; “Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh anggota PGRI dan seluruh guru serta masyarakat agar amanah ini dapat saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” harapnya. (Ha)

Editor : Harry & Sdr. RAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *