SPIONNEWS, Baubau – Jum’at, 29 /8/ 2025 – Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton, Hardin Menyampaikan, dirinya mengutuk keras tindakan tak representatif aparat kepolisian terhadap masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI senayan jakarta per tanggal 25 Agustus 2025 yang hingga kini masih berlangsung.
Dirinya menegaskan, Aparat kepolisian yang dibayar melalui pajak dari masyarakat, tidak berhak untuk melakukan tindakan kriminalisasi terhadap masyarakat yang sedang menyuarakan aspirasi ditengah kondisi negara yang sangat memprihatinkan. Ungkapnya
Dirinya juga menghimbau, Pihak kepolisian harusnya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat bukan menjadi tameng Dari tikus berdasi yang merampas hak rakyat. Tuturnya.

Hardin juga menyoroti sikap kepengecutan dari para pemangku kebijakan yang mengambil suatu keputusan tapi tidak bernyali untuk mempertanggung jawab kan.
“Kekacauan negara hari ini karena banyaknya kebijakan yang melenceng dan merugikan masyarakat Indonesia, DPR tidak lagi hadir sebagai perwakilan rakyat melainkan telah merampas hak dan kedaulatan rakyat”. Tutupnya. (Aan)
Editor: Harry

