SPIONNEWS.ID, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan belum lama ini kedatangan tamu istimewa dari salah satu istri menteri yang sedang menjabat di Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kunjungan tersebut menjadi salah satu momentum dalam menjalin hubungan dan silaturahmi yang erat dengan Kader Pimpinan Pusat Partai PKB, ibu Rustini Muhaimin Iskandar beserta rombongan yang ikut 3 orang anggota DPR RI.
Dalam kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh ibu Rustini Muhaimin Iskandar di Desa Lampanairi, Pantai Jodoh Minggu, 14/9/2025. Di hadiri juga Beberapa Kepala OPD lingkup Kabupaten Buton Selatan, Anggota DPRD Buton Selatan, dan masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengungkapkan, dalam mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa, bupati berharap mereka dapat mendata warga masyarakatnya, dengan sebaik-baiknya agar bantuan yang diberikan tidak salah sasaran, dan senantiasa bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta dinas lainnya.
“Apalagi saat ini telah memiliki satu data yaitu, data tunggal sosial ekonomi nasional, yang telah diinstruksikan oleh bapak presiden H. Prabowo Subianto,” tuturnya.
Lanjutnya, pemerintah Buton Selatan berpesan kepada istri Muhaimin Iskandar yang mendampingi menteri koordinator pemberdayaan masyarakat, bawa kiranya bantuan ini dapat ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang.
“Karena angka kemiskinan di daerah ini, ternyata 14,28%, yang berada pada posisi ke-14 dari 17 kabupaten kota seluruh daerah di provinsi Sulawesi Tenggara. Perlu kami sampaikan untung ibunya yang datang bukan bapaknya yang datang , kalau sudah ibu yang datang semuanya beres, karena ibu-ibu memiliki ingatan yang kuat dibandingkan dengan kami bapak-bapaknya,” pujinya.
Bupati Buton Selatan mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Rustini Muhaimin Iskandar, hal ini sungguh sangat luar biasa buat Pemda Buton Selatan dan masyarakat Buton Selatan.
“Jadi dalam menghadapi dunia sekarang ini kita selalu menjaga Indonesia tetap aman, kita saling mendoakan jangan terjadi kayak di daerah-daerah lain, negara-negara lain, kita menghendaki kedamaian, maka kita saling menjaga perasaan, tidak ada lagi perbedaan diantara kita,” tegasnya.
Harap Bupati. Dari Jawa sampai ke Buton Selatan ini kita jaga bersama, masalah kedamaian maka tidak ada lagi perbedaan diantara kita, kalau bantuan jalan terus.
“Wangsa-wangsa delima wangsa oleh delima kembangnya merah, Kalau abang memilih suku dan bangsa , sama suku dan bangsa berdarah merah,” pantunnya.
Kalau tidak ada lagi di sana Raden dan di sini Laode, kalau di Makassar Andi, semuanya itu berdarah merah. (Ha)
Editor: Harry

