SPIONNEWS, BATAUGA – sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para guru Kabupaten Buton Selatan di hari guru nasional dan Hut PGRI yang ke 80 melaksanakan berbagai kegiatan jalan santai yang sehat senam bersama beserta para guru dan siswa terakhir kegiatan upacara bendera.
Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan Hj. Siti Norma Adios menjadi Bunda Guru Buton Selatan, yang diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Buton Selatan La Ode Firman Hamza.

Ketika Dikonfirmasi Pj. Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto mengungkapkan, kami dari pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh teman-teman dari pengurus PGRI Kabupaten Buton Selatan, ini adalah momentum bagi teman-teman guru untuk terus berbenah, dan guru juga semakin hari harus sering semakin berinovasi di tengah kemajuan globalisasi dan teknologi dan sangat diharapkan peran guru semakin kreatif.
" Kami menghimbau kepada para guru selaku pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Buton Selatan, sangat memperhatikan kebutuhan para guru, disaksi lain hal ini telah diamanatkan oleh undang-undang Nomor 20 tentang sistem pendidikan nasional dan di dalamnya sudah mengatur tentang pelanggaran dari APBD di mana 20% diporsikan untuk pendidikan" Ujarnya.Selasa, 25/11/2025 di Lapangan Lakarada.
Ia menjelaskan bahwa untuk belanja pegawai sebelum didistribusikan di belanja lainnya, maka harus diutamakan porsi 20% untuk bidang pendidikan, 10% untuk kesehatan dan satu persen untuk Inspektorat.
"Dari porsi 20% nya itu termuat berbagai instruksi bagian daripada kesejahteraan guru" jelasnya.
Kata Harwanto, untuk PPPK Paruh waktu pemerintah daerah telah mendukung penuh dan saat ini tinggal menunggu pelantikannya, terkait dengan guru yang dialihkan menjadi tenaga teknis nantinya seiring waktu mungkin akan ada perbaikan dan dilihat dari kebutuhan.
"Apabila masih dibutuhkan kebutuhan guru di sekolah-sekolah maka itu akan dilakukan perubahan melalui kebijakan daerah dan didiskusikan dengan BKPSDM, dan hal ini akan dilihat dari analisis beban kerja ketika nantinya dikembalikan ke sekolah, dan jangan sampai ketika dikembalikan ke sekolah mereka tidak memiliki jam mengajar" Ungkapnya.
Lanjutnya, namun ketika mereka berada di Kelurahan atau di instansi ternyata mereka lebih dibutuhkan.
" Kami menghimbau agar guru semakin inovatif kreatif karena dengan tuntutan zaman hari ini, guru dituntut tidak hanya harus mengajar tetapi guru sebagai orang yang melakukan" Ujarnya.
Ungkapan yang sama dijelaskan oleh ketua PGRI Kabupaten Buton Selatan La Ode Firman Hamza, mengatakan " Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Buton Selatan PJ Sekda Kabupaten Buton Selatan, Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Buton Selatan dan seluruh Anggota" Hanturnya.
Ucapan terima kasih kepada, Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan beserta anggota, dan seluruh lintas instansi yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Buton Selatan, dengan kegiatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional yang ke 80 di Kabupaten Buton Selatan, dan seluruh para guru yang sempat hadir dalam memeriahkan kegiatan ini Kabupaten Buton Selatan.
Ia menambahkan, guru harus menyadari selalu membenah diri tidak hanya berbangga karena kita guru adalah Komponen penting yang ada di daerah ini menciptakan dan mempersiapkan generasi lanjut generasi bangsa yang berkualitas. (Ha)
Editor : Harry

