Mahasiswa dan TNI di Baubau Berkomitmen Kawal Penyelidikan Dugaan Pembunuhan Oleh Oknum TNI

SPIONNEWS, Baubau, — Mahasiswa bersama jajaran Batalyon Infanteri TP 823/RW dan Kodim 1413/Buton menggelar dialog terbuka sebagai wujud komitmen bersama dalam mengawal proses penyelidikan terhadap oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang diduga terlibat dalam tindak pidana pembunuhan.

Dialog yang berlangsung di Kota Baubau tersebut berjalan dalam suasana terbuka, konstruktif, dan menjunjung tinggi prinsip supremasi hukum serta keadilan. Mahasiswa menegaskan peran mereka sebagai kontrol sosial yang berkewajiban memastikan seluruh proses hukum berjalan secara transparan, objektif, dan bebas dari intervensi, khususnya ketika melibatkan aparat negara.

Dalam forum tersebut, pihak Batalyon Infanteri TP 823/RW dan Kodim 1413/Buton menyampaikan komitmen institusional untuk mendukung sepenuhnya proses penyelidikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. TNI menegaskan sikap tegas bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum oleh oknum prajurit, serta meneguhkan komitmen terhadap profesionalisme dan keadilan.

Perwakilan mahasiswa, Masfandi, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kesediaan TNI untuk berdialog secara langsung dengan mahasiswa. Meski demikian, ia menekankan pentingnya konsistensi komitmen tersebut hingga seluruh proses hukum benar-benar tuntas.

“Komitmen ini harus dibuktikan sampai akhir proses hukum. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka sanksi tegas harus diberikan demi menjaga kepercayaan publik,” tegas Masfandi. Senin, 29/12/2025.

Dialog ini dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat sinergi antara mahasiswa dan aparat negara, serta memastikan bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Sebagai penutup, mahasiswa menegaskan akan terus mengawal dan memantau perkembangan penyelidikan secara berkelanjutan, serta menyuarakan kepentingan publik hingga keadilan benar-benar ditegakkan secara adil, terbuka, dan bertanggung jawab, khususnya bagi masyarakat Kepulauan Buton. (**)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *