SPIONNEWS.ID, MALUKU – Capaian mengejutkan datang dari wilayah yang selama ini kerap dianggap berada di pinggiran pembangunan. Kabupaten Kepulauan Aru berhasil meraih Juara II dalam lomba pelaksana terbaik 10 Program Pokok PKK pada peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 tingkat Provinsi Maluku.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan administratif, tetapi menjadi penanda bahwa kerja-kerja pemberdayaan di daerah terpencil mampu bersaing secara nyata di tingkat provinsi. Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru mengakui, hasil tersebut bahkan di luar perkiraan mereka.
“Ini di luar dugaan kami. Tapi ini bukti bahwa apa yang dikerjakan kader di lapangan tidak sia-sia,” ujarnya.
Penilaian yang menempatkan Aru di posisi kedua tidak lepas dari peran Desa Lola sebagai lokus evaluasi. Desa ini dinilai berhasil menerjemahkan 10 Program Pokok PKK secara konkret dan berkelanjutan di tengah berbagai keterbatasan.
Menurut Ketua TP PKK, capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa desa-desa di wilayah kepulauan memiliki kapasitas yang sama jika diberikan kesempatan dan dinilai secara objektif.
“Jangan ada lagi anggapan bahwa karena jauh lalu kualitasnya diragukan. Desa Lola sudah membuktikan sebaliknya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dalam proses penilaian ke depan, agar seluruh daerah memiliki peluang yang adil tanpa bias geografis.
“Kalau indikatornya jelas dan penilaiannya jujur, maka siapa pun bisa maju. Ini yang harus dijaga,” tambahnya.
Lebih jauh, keberhasilan ini diharapkan menjadi titik balik bagi desa-desa lain di Kepulauan Aru untuk lebih aktif mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis PKK.
“Ini harus jadi motivasi. Kita tidak boleh berhenti di sini. Desa lain harus ikut bergerak dan menunjukkan potensi mereka,” katanya.
Di balik capaian tersebut, ada peran besar kader PKK yang bekerja dalam keterbatasan sarana, namun tetap konsisten menjalankan program di tingkat keluarga hingga desa.
“Ini hasil kerja bersama. Para kader bekerja tanpa banyak sorotan, tapi dampaknya nyata,” tutupnya.
Prestasi Kepulauan Aru ini menjadi pengingat bahwa kualitas pembangunan tidak ditentukan oleh letak geografis semata, melainkan oleh komitmen dan konsistensi kerja di lapangan. Dari wilayah kepulauan yang jauh, lahir bukti bahwa standar terbaik bisa dicapaiba hkan melampaui ekspektasi.
Editor : EB

