Tingkatkan Kecintaan terhadap Budaya, SMPN 23 Maluku Tengah Tampilkan Tari Cakalele dan Siri Pinang

Pasahari, SPIONNEWS.ID – Di tengah pelaksanaan ulangan Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Negeri 23 Maluku Tengah di Negeri Pasahari menggelar pertunjukan ekstrakurikuler seni tari yang melibatkan siswa dan siswi di lingkungan sekolah, Senin (8/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta didik untuk menampilkan bakat serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada orang tua dan masyarakat. Berbagai tarian tradisional ditampilkan, termasuk Tari Cakalele dan Tari Siri Pinang yang merupakan bagian dari warisan budaya Maluku.

Selain melestarikan budaya daerah, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkenalkan ragam tarian nusantara kepada generasi muda. Melalui pertunjukan seni di lingkungan sekolah, para siswa diajak untuk mencintai budaya bangsa sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri saat tampil di hadapan publik.

Kepala SMPN 23 Maluku Tengah, Amir H. Al Hamid, S.Pd., Gr, mengatakan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan pelestarian budaya.

“Melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sekolah adalah tempat yang dapat menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya. Anak-anak harus mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri, sekaligus menghargai budaya lain yang ada di Indonesia,” ujarnya kepada ke media

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kondisi sekolah yang tertata, disiplin, dan penuh kreativitas akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Sekolah adalah lingkungan percontohan. Jika sekolah itu indah, tertib, dan penuh kegiatan positif, maka masyarakat juga dapat mengikuti hal-hal baik tersebut. Sebaliknya, jika sekolah tidak terurus, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh lingkungan sekitar,” kata Amir.

Ia juga mengingatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan agar terus memberikan teladan kepada peserta didik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik.

“Walaupun kami bukan ASN, tetapi kami adalah guru dan tenaga kependidikan. Tugas kami adalah memberikan contoh yang baik kepada anak-anak dan masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan seni budaya yang digelar secara terbuka tersebut, SMPN 23 Maluku Tengah berharap dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Maluku serta memperkuat peran sekolah sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan pelestarian budaya bangsa.

Liputan : Ahmad Salatin

Editor : Erwin Banea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *