
SPIONNEWS, Batauga – Kebersihan lingkungan di ruang terbuka Hijau (RTH) menjadi tantangan krusial mulai dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga fasilitas publik tetap Asri hingga presiden penyalahgunaan menjadi tempat pembuangan sampah di beberapa kawasan.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Selatan, untuk menjaga ruang terbuka hijau rapi dan indah melakukan kerja bakti gotong royong bersama dengan pemerintah dan warga kelurahan Majapahit.
Ketika dikonfirmasi Kadis DLH Hasriady menjelaskan, kegiatan aksi bersih ini menjadi bagian daripada upaya DLH melakukan kolaborasi dengan warga Majapahit untuk menjaga ruang terbuka hijau menjadi lebih rapi dan ini bukan pertama kali Tetapi sudah dilakukan di beberapa ruang terbuka lainnya di kecamatan Batauga.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut hingga Kecamatan Batauga menjadi terlihat bersih, asri dan indah, termasuk membersihkan beberapa baut jalan yang ditutupi oleh semak belukar, mulai dari jalur lawela hingga” Ungkapnya setelah melakukan kerja bakti di Taman Terbuka Hijau Majapahit.
Katanya, kebersihan lingkungan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) menyoroti tantangan krusial, mulai dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga fasilitas publik tetap asri hingga insiden penyalahgunaan lahan menjadi tempat pembuangan sampah ilegal di beberapa kawasan.
“Situasi terkini terkait kebersihan RTH, diantaranya ada penertiban dan pembersihan RTH, kami dari Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara proaktif mengerahkan tim kebersihan untuk membersihkan dan merawat area RTH” ujarnya., 30/6/2026.
Menurut Kepala Dinas, Kegiatan ini biasanya dilakukan secara berkala (seperti aksi Jumat Bersih) untuk mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan kering, serta memastikan vegetasi berfungsi optimal dalam menyerap polusi udara dan menghasilkan oksigen.
“Tantangan Alih Fungsi dan Tumpukan Sampah, Di beberapa tempat perlu adanya kegiatan kebersihan lingkungan RTH masih menjadi masalah serius” Ujarnya.
Ujar, Hasryadi, Pada lahan RTH dan area resapan air yang berubah fungsi akibat pembuangan sampah liar, puing bangunan, bahkan pembangunan permukiman tidak resmi. Kasus seperti ini memicu keresahan warga karena menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan kerawanan banjir.
Upaya Menjaga Kelestarian RTH, untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah daerah setempat bersama warga terus mendorong kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan RTH” Imbuhnya.
Selain itu, inovasi pengelolaan lingkungan juga diterapkan, seperti pembuatan sumur resapan, biopori, dan pemanfaatan teknologi yang ramah lingkungan. (*”)
Editor : Harry

