“Bupati Buton Selatan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Buton, Tegaskan Komitmen Bersama Turunkan Kriminalitas”
SPIONNEWS, Batauga – Bupati Kabupaten Buton Selatan H. Muhammad Adios secara khusus hadir dan menyaksikan langsung pelaksanaan pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap, yang digelar di lingkungan kantor Kejaksaan Negeri Buton, Rabu (22 Juli 2026). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026.
Dalam acara tersebut, berbagai barang bukti hasil kejahatan yang sudah selesai diputus oleh pengadilan dimusnahkan secara terbuka dan sesuai prosedur hukum. Barang-barang yang dihancurkan meliputi barang bukti kasus narkotika, hasil kejahatan umum, serta barang bukti pelanggaran peraturan daerah dan perundang-undangan lainnya. Seluruh proses pemusnahan dilakukan dengan tertib, disaksikan langsung oleh pejabat Kejaksaan, unsur Forkopimda, perwakilan instansi terkait, serta diabadikan secara resmi sebagai bukti keabsahan kegiatan.

Bupati H. Muhammad Adios dalam kesempatannya menyambut baik langkah tegas yang diambil oleh Kejaksaan Negeri Buton. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata keseriusan semua pihak dalam menegakkan hukum dan menekan angka kriminalitas di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Buton Selatan.
“Kehadiran saya di sini adalah bentuk dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya penegakan hukum yang jujur dan tanpa pandang bulu. Pemusnahan barang bukti ini memberikan pesan yang sangat jelas kepada masyarakat sekaligus kepada siapa saja yang berniat berbuat jahat: bahwa hukum berjalan tegas, dan setiap perbuatan melanggar aturan pasti akan mendapatkan tindakan yang setimpal,” ujar Bupati Adios.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa momentum Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 ini menjadi simbol kuatnya sinergi dan kerja sama yang erat antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, Kepolisian, Lembaga Peradilan, serta seluruh pemangku kepentingan di daerah.
“Kita tidak bisa menciptakan lingkungan yang aman dan damai jika hanya berjalan sendiri-sendiri. Butuh kekuatan bersama antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk membangun sistem penegakan hukum yang berintegritas, terbuka, dan adil bagi semua lapisan masyarakat. Inilah kunci utama dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta kenyamanan warga,” tambahnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Buton dalam laporannya juga menegaskan bahwa seluruh tahapan kegiatan pemusnahan telah melalui pemeriksaan ketat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dilakukan agar tidak ada keraguan di tengah masyarakat terhadap proses hukum yang berjalan.
Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum semakin meningkat, dan kesadaran warga untuk saling menjaga keamanan serta melaporkan setiap bentuk kejahatan semakin kuat. Bersama-sama, kita wujudkan Buton Selatan dan wilayah sekitarnya menjadi daerah yang aman, damai, dan jauh dari kriminalitas. (Ha)
Editor : Harry

