EMPAT TAHUN VAKUM, KONI KEPULAUAN ARU KEMBALI BERGERAK DI BAWAH KEPEMIMPINAN KAIDEL

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Setelah mengalami kekosongan kepengurusan selama kurang lebih empat tahun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Aru kembali memiliki kepengurusan baru.

Timotius Kaidel terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Aru periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang berlangsung di Cafe Gospel, Dobo, Selasa (18/8/2026).

Terpilihnya Kaidel menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali roda organisasi olahraga di Kabupaten Kepulauan Aru. Pembenahan internal organisasi dan penguatan pembinaan cabang olahraga menjadi pekerjaan awal yang harus dilakukan kepengurusan baru.

Kaidel yang juga menjabat sebagai Bupati Kepulauan Aru menyampaikan komitmennya untuk membangun KONI secara bersama-sama. Ia menyadari bahwa dirinya belum memiliki pengalaman memimpin organisasi olahraga, sehingga membutuhkan dukungan seluruh pihak yang memiliki kompetensi di bidang olahraga.

Kerja sama tersebut akan melibatkan KONI Maluku, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet serta pemangku kepentingan lainnya. Menurut Kaidel, kolaborasi menjadi kunci agar program pembinaan dapat berjalan secara terarah.

“Dengan pembentukan KONI ini, prestasi olahraga di Kabupaten Kepulauan Aru bisa kita tingkatkan dan dikembangkan kembali,” katanya.

Salah satu tantangan yang harus segera dihadapi adalah persiapan menuju Pekan Olahraga Maluku (POMAL) V tahun 2027. Pada ajang sebelumnya, Aru hanya mampu menempati peringkat keenam sehingga diperlukan evaluasi dan strategi baru untuk memperbaiki posisi tersebut.

Kaidel berharap pembinaan olahraga ke depan tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam pertandingan, tetapi juga membangun proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Maluku Roy Mongi menyambut positif terpilihnya Kaidel sebagai Ketua Umum KONI Kepulauan Aru. Menurutnya, keterlibatan kepala daerah dalam kepemimpinan KONI memberikan optimisme baru bagi perkembangan olahraga di daerah.

Roy meminta kepengurusan baru segera bergerak setelah struktur organisasi terbentuk. Persiapan POMAL V 2027, kata dia, harus dimulai sejak dini, terutama melalui seleksi dan pemetaan atlet potensial.

“Pemerintah secepat mungkin setelah pengurus selesai, harus mempersiapkan diri menuju POMAL,” tegas Roy.

Ia berharap komunikasi antara KONI, pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet dapat terbangun secara solid sehingga pembinaan olahraga di Kepulauan Aru berjalan terarah, terukur dan berkelanjutan.

Editor : EB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *