
SPIONNEWS, SIOMPU, — Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, S. Pd. MM. memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara adat Meta’U’A Masyarakat Adat Binawakili di Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan. Ia menilai antusiasme masyarakat luar biasa besar dan berkomitmen mengangkat acara ini ke tingkat yang lebih luas.
Harus Menjadi Agenda Tahunan Provinsi
“Kegiatan hari ini sungguh luar biasa, antusiasme masyarakat sangat besar. Saya tegaskan: tahun depan acara ini wajib masuk ke agenda resmi tingkat provinsi. Kemarin saya sudah menyampaikan hal ini, dan kita akan wujudkan tidak hanya satu, tetapi kita susun dua kegiatan besar di wilayah Buton selatan Sulawesi Tenggara. Saya tawarkan, di sini kita bangun sebuah festival yang memadukan kegiatan adat seperti hari ini dengan kekayaan budaya lainnya,” ujar Dr. Ridwan.
Ia mengapresiasi semangat kebersamaan yang terjalin di Baruga, tempat di mana seluruh lapisan masyarakat berkumpul dalam satu ikatan nilai yang mulai luntur di tempat lain, namun tetap hidup kuat di Siompu dan Buton Selatan.
Menurut Dr. Ridwan menegaskan bahwa Buton Selatan memiliki kekayaan yang tak tertandingi, mencakup tiga pilar utama, Potensi Kelautan & Perikanan kekayaan laut yang luar biasa, salah satu yang terbesar di kawasan ini, Pariwisata Alam, keindahan laut dan darat yang lengkap, tak kalah dibanding destinasi lain, Budaya yang Hidup pusat kebudayaan yang kaya, mulai dari kain tenun hingga tradisi yang diwariskan turun-temurun.
“Kita tidak perlu terus-menerus berpikir soal dana semata. Kita punya kekayaan sendiri yang bisa kita kembangkan. Potensi ini sudah ada, tinggal kita kelola bersama. Pulau Buton adalah pusat budaya di Sulawesi Tenggara, dan ini bisa menjadi daya tarik utama pariwisata kita,” tegasnya.
Ia Menambahkan, Acara Meta’U’A dan budaya serupa akan dimasukkan ke dalam kalender acara resmi daerah maupun provinsi, agar dikenal luas tak hanya oleh warga Sulawesi Tenggara, tetapi juga wisatawan dari luar daerah bahkan luar negeri.
“Bayangkan, jika Menteri Kebudayaan saja berkenan hadir ke sini, berarti dunia sudah mulai menoleh ke arah kita. Minggu lalu kami berkesempatan bertemu dengan Ibu Menteri, dan kami sampaikan: Buton sangat membutuhkan dukungan infrastruktur pariwisata agar potensi yang luar biasa ini dapat dinikmati banyak orang. Sejarah, situs, budaya, dan keindahan alam kita semuanya dapat dikemas menjadi satu paket yang menarik bagi dunia luar,” ungkap Ridwan.
Tak hanya infrastruktur, Menurut Kadis Pariwisata, pengembangan sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Ia mengajak masyarakat segera membentuk tim pengelola, dan pihaknya akan mengirim tenaga pelatih untuk membekali warga agar mampu mengelola potensi wisata dan budaya secara profesional.
“Mari kita bersiap. Potensinya sudah ada, semangatnya sudah ada. Sekarang tinggal kita satukan langkah, perkuat kepengurusan, dan bekerjalah bersama agar kekayaan budaya dan alam Siompu serta Buton Selatan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya, Minggu, 20/9/2026. (Ha)
Editor : Harry

