Hj. Siti Norma Adios, Kunjungi Kebun Sayur Bandar Batauga

HJ. SITI NORMA ADIOS APRESIASI KEBUN SAYUR BANDAR BATAUGA: LAHAN TAK SAMPAI 1 HEKTAR, HASILNYA MENGALIR KE PASAR WAMEO

SPIONNEWS, BATAUGA— Ketua Pembina Posyandu Buton Selatan sekaligus Ibu Bupati, Hj. Siti Norma Adios, melakukan kunjungan langsung ke Kebun Sayur warga di Kelurahan Bandar Batauga. Beliau didampingi Lurah Bandar Batauga serta para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UMButon) yang turut mendampingi kegiatan tersebut. Kebun yang dikelola warga ini memiliki luas lahan tidak sampai 1 hektare, namun mampu dikelola secara sangat produktif dan menghasilkan sayuran yang kini dipasarkan hingga ke Pasar Wameo.

Hasil panen sayur dari kebun ini dijual dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, yaitu Rp 3.000 per ikat. Meski sederhana, harga tersebut dinilai sangat wajar dan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memberikan keuntungan yang layak bagi para petani pengelola.

Melihat semangat dan ketekunan warga mengelola lahan yang terbatas tersebut, Hj. Siti Norma Adios memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh.

“Inilah contoh yang patut ditiru oleh seluruh masyarakat Buton Selatan. Lahan yang tidak luas, bahkan tak sampai satu hektare, dikelola dengan rajin, cermat, dan penuh tanggung jawab sehingga menghasilkan manfaat nyata. Setiap jengkal tanah yang dimanfaatkan menjadi sumber pangan, berarti kita sedang membangun kemandirian keluarga,” ujarnya.Rabu, 7/10/2026.

Ia menegaskan bahwa pemanfaatan lahan sempit menjadi kebun sayur produktif membawa dampak berlipat ganda: pertama, meningkatkan ketersediaan pangan lokal di lingkungan masing-masing; kedua, memperbaiki asupan gizi seimbang bagi keluarga, khususnya anak-anak, sehingga turut mengatasi masalah stunting; dan ketiga, membuka peluang ekonomi baru bagi warga melalui penjualan hasil panen ke pasar maupun tetangga sekitar.

“Jangan menunggu lahan yang luas untuk berbuat baik. Halaman rumah, pekarangan, atau lahan kecil sekalipun, jika dirawat dan ditanami, akan memberi manfaat besar. Sayuran yang segar, sehat, dan bebas bahan kimia berlebih akan menjaga kesehatan keluarga, sekaligus mengurangi pengeluaran belanja rumah tangga. Sisa hasil panen dapat dijual, sehingga menambah pendapatan warga,” tambahnya.

Kepada Lurah Bandar Batauga dan seluruh warga, Hj. Siti Norma Adios berharap semangat ini terus dijaga dan dikembangkan, serta menjadi teladan bagi kelurahan dan desa lain di Kabupaten Buton Selatan. Dengan pangan yang tumbuh dari tanah sendiri, kesejahteraan masyarakat akan semakin kokoh dan mandiri. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *