SPIONNEWS, BATAUGA — SMA Negeri 1 Buton Selatan menggelar upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda ke‑98 di halaman sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat kebangsaan serta mendorong kolaborasi lintas generasi muda demi mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan Kabupaten Buton Selatan.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Buton Selatan, La Dati, S.Pd., yang sekaligus membacakan amanat Kementerian Pemuda dan Olahraga. Suasana upacara semakin berkesan ketika para siswa tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, menjadi simbol keberagaman Nusantara yang bersatu dalam semangat Sumpah Pemuda.
Dalam amanat yang disampaikan, La Dati menegaskan bahwa kemajuan sejati tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, teknologi maupun kekayaan. “Kemajuan yang sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dan dari hati. Karena itu kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa patriotik berarti mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata‑kata, melainkan melalui pengabdian dan tindakan nyata. Sementara itu, sifat gigih berarti tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh saat mengalami kegagalan, serta tidak berhenti berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Empati pun menjadi penting agar generasi muda tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga merasakan kesulitan saudara dan hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegas La Dati.
Para siswa petugas upacara tampil tertib mengatur jalannya acara. Kehadiran busana adat yang beragam semakin memperkuat pesan bahwa cinta tanah air lahir dari penghargaan terhadap warisan budaya Nusantara. Kegiatan ini pun diharapkan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momentum kebangkitan semangat muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Buton Selatan.
La Dati juga mengajak para siswa untuk bekerja sekuat tenaga. Jadilah manusia yang kuat namun tetap memelihara kelembutan hati; jadilah generasi yang berani memimpin sekaligus bersedia melayani. Semangat inilah yang diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Indonesia yang semakin bersatu, beradab, dan maju. (Ha)
Editor : Harry

