“Nyawa Rakyat Adalah Harga Mati, Bukan Korban Arogansi Aparat”
SPIONNEWS, Baubau, Jum’at, 29 /8/ 2025 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Baubau dengan tegas menyatakan sikap atas tindakan represif aparat kepolisian yang mengakibatkan gugurnya seorang warga sipil di Jakarta pada 28 Agustus 2025. Peristiwa tragis ini kembali membuka luka lama, di mana rakyat yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban tindakan brutal aparat negara.
Ketua ll Cabang PMII Kota Baubau, Muh. Rizal Akbar Hidayat menegaskan bahwa institusi kepolisian seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan mesin penindas. Insiden ini menjadi bukti nyata bahwa kultur kekerasan masih mengakar dan belum ada upaya serius untuk melakukan reformasi aparat penegak hukum.
Kami menilai, peristiwa yang menimpa almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojek online, bukanlah kasus insidental. Sebaliknya, ini mencerminkan lemahnya kontrol pimpinan tertinggi kepolisian dalam mencegah tindak kekerasan aparat di lapangan. Oleh sebab itu, PMII Cabang Kota Baubau dengan tegas mendesak agar Kapolri segera dicopot dari jabatannya. Ungkapnya.
Tragedi ini juga menjadi pengingat pahit atas peristiwa September Berdarah 2019, ketika nyawa mahasiswa menjadi taruhan akibat tindakan represif serupa. Luka itu belum sembuh, namun kini sejarah kelam kembali terulang.
Bagi kami, nyawa rakyat adalah harga mati. Tidak ada alasan apa pun yang dapat membenarkan aparat negara menindas masyarakat yang mereka sumpah untuk lindungi. Negara tidak boleh terus menerus menjadikan rakyat sebagai tumbal atas kelalaian aparat. Ujarnya.
PMII Cabang Kota Baubau mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, khususnya gerakan mahasiswa, untuk terus bersuara dan mengawal agar keadilan benar-benar ditegakkan. Peristiwa ini harus menjadi momentum bersama dalam mendorong reformasi kepolisian yang lebih manusiawi dan berpihak pada rakyat.(Ha)
Editor : Harry
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Baubau, 29 Agustus 2025
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Baubau. An

