FISIP Di Bawah kepemimpinan Doktor Wahab Tuanaya, Transformasi Wajah Baru Dan Kemajuan Akademik Dari Gagasan Ke Tindakan

Oleh : Amidan Rumbouw

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Setiap masa kepemimpinan selalu memiliki jejaknya sendiri. Di bawah kepemimpinan Doktor Wahab Tuanaya, M.Si, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura mulai menampakkan wajah baru yang lebih hidup dan berdaya.

Langkah-langkah pembenahan yang dilakukan bukan hanya sebatas pada tampilan fisik kampus, tetapi juga menyentuh pada aspek non-fisik yang jauh lebih penting dalam membangun peradaban akademik yang bermartabat.
Perubahan yang terjadi di lingkungan FISIP Unpatti bukan hasil kerja instan. Ia lahir dari proses panjang, dari ide-ide yang disusun dengan hati-hati dan kerja kolektif yang dibangun dengan semangat kebersamaan.

Kepemimpinan Doktor Wahab menunjukkan bahwa Visi seorang pemimpin sejati tidak hanya diukur dari apa yang terlihat mata, tetapi juga dari nilai dan budaya yang tumbuh di antara civitas akademika.
Di masa beliau, semangat kolaborasi antar-dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan mulai terasa lebih hidup. Ruang-ruang diskusi kembali bergairah, dan atmosfer intelektual tumbuh dengan karakter yang lebih terbuka.

Kebijakan yang berpihak pada pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu pijakan utama. Tidak heran jika beberapa dosen FISIP kini telah berhasil dikukuhkan sebagai guru besar, sebuah capaian yang membanggakan bagi seluruh keluarga besar fakultas. Capaian itu tentu bukan hasil kebetulan, melainkan buah dari keseriusan dalam membangun kultur akademik yang produktif dan saling mendukung, dan kemudian dari proses karir yang panjang yang di miliki masing-masing sehingga di nilai layak oleh Kemenrissaintek, oleh karena itu di kukuhkan sebagai Guru Besar berdasarkan perjalanan panjang karier yang dimiliki. Di bawah kepemimpinan yang tenang namun tegas, FISIP menapaki jalannya menuju kematangan institusional.

Kita patut mengakui bahwa setiap pemimpin memiliki gaya dan strategi yang berbeda. Namun, keberanian untuk berjalan dengan cara sendiri demi kemajuan lembaga adalah tanda bahwa seorang pemimpin memahami arah dan tujuannya.
Doktor Wahab tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan bahwa FISIP Unpatti mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

Dalam setiap kebijakan dan langkah yang diambil, terlihat adanya keseimbangan antara rasionalitas akademik dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebuah kombinasi yang menjadikan kepemimpinan beliau bernuansa humanis dan inspiratif.
Kepemimpinan yang baik bukan berarti tanpa kritik, sebab kritik adalah bagian dari cinta terhadap lembaga. Namun, di balik setiap dinamika itu, kita melihat arah yang jelas dan niat yang tulus untuk membawa FISIP ke arah yang lebih baik.

Kemudian Semoga dua program studi baru diijinkan oleh kemenrissaintek yakni Program Doktor (S3) Administrasi Publik dan Program Sarjana (S1) Pembangunan Sosial dapat melakukan penerimaan mahasiswa baru di tahun depan sesuai kalender akademik Universitas Pattimura dapat segera terealisasi. Sebab, Kehadiran kedua program ini juga menjadi bagian penting dari upaya pengembangan kapasitas akademik dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di FISIP UNPATTI, agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman dan dinamika pembangunan di Maluku maupun Indonesia secara umum.

Program S3 Administrasi Publik diharapkan menjadi wadah bagi para akademisi, birokrat, dan praktisi untuk mengembangkan riset-riset strategis dalam bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan. dengan demikian, FISIP UNPATTI tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga pusat kajian yang mampu memberikan solusi akademik terhadap persoalan birokrasi dan pembangunan daerah di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Program S1 Pembangunan Sosial akan membuka ruang baru bagi generasi muda Maluku untuk mempelajari dan memahami dinamika sosial yang menjadi fondasi utama dalam pembangunan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kemampuan untuk berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, dukungan dari seluruh civitas akademika, alumni, dan pihak eksternal sangat dibutuhkan agar kedua program studi ini dapat segera mendapatkan izin operasional. dengan persiapan yang matang, semoga pada tahun akademik 2026 mendatang, FISIP UNPATTI sudah dapat menerima mahasiswa baru untuk kedua program ini, sehingga menjadi tonggak baru kemajuan FISIP sebagai fakultas unggulan di kawasan timur Indonesia.

Transformasi yang terjadi selama periode ini juga menjadi pelajaran penting bagi generasi berikutnya. bahwa perubahan tidak lahir dari retorika, melainkan dari tindakan nyata yang dilakukan dengan konsistensi dan tanggung jawab.
Mahasiswa sebagai bagian penting dari fakultas juga merasakan dampaknya. Mereka kini hidup dalam lingkungan akademik yang lebih terbuka terhadap gagasan, dan lebih terarah dalam menumbuhkan daya kritis yang sehat.

Sementara itu, hubungan antara fakultas dan masyarakat mulai diperkuat melalui berbagai kegiatan pengabdian dan riset yang relevan dengan kebutuhan sosial di Maluku. Ini adalah bukti bahwa FISIP tidak berjalan dalam ruang hampa, tetapi hadir untuk menjawab tantangan zaman.
Setiap capaian, sekecil apapun, merupakan langkah berarti dalam perjalanan panjang fakultas ini. Dan perjalanan itu masih terus berlanjut karena Visi besar tidak pernah selesai dalam satu periode kepemimpinan.

Dalam konteks itu, kita perlu memberi apresiasi yang tulus kepada pemimpin yang telah menanam fondasi bagi kemajuan bersama. Sebab fondasi yang kuat adalah warisan abadi bagi generasi berikutnya.
Kepemimpinan Doktor Wahab Tuanaya mengajarkan bahwa perubahan harus dimulai dari kesadaran kolektif, bukan sekadar instruksi dari atas. Dan ketika kesadaran itu tumbuh, maka semangat membangun akan menjadi budaya, bukan kewajiban.

Kini, FISIP Unpatti berdiri dengan wajah yang lebih percaya diri menatap masa depan dengan tekad yang bulat untuk menjadi pusat keilmuan sosial yang berintegritas, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.

Sejarah akan mencatat bahwa masa kepemimpinan ini adalah bagian dari proses panjang menuju kemajuan. Setiap langkah, setiap kebijakan, dan setiap karya adalah bentuk pengabdian seorang pemimpin yang bekerja dengan hati untuk FISIP yang maju dan bermartabat.

Penulis adalah : KOORDINATOR WILAYAH V
Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Se-Indonesia

Editor : EB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *