‎DPC GMNI Muna Tolak Perpecahan, Wacana Menyulam Persatuan Hanya Omong Kosong



‎SPIONNEWS, Muna –  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Muna dengan tegas menolak segala bentuk perpecahan dan berkomitmen memperjuangkan persatuan organisasi demi menjaga marwah GMNI sebagai organisasi perjuangan berbasis ideologi Marhaenisme.



‎GMNI, sebagai organisasi kader yang telah berusia lebih dari tujuh dekade, seharusnya menjadi contoh dalam membangun semangat kebangsaan dan persatuan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, GMNI justru mengalami krisis kepemimpinan akibat dualisme dalam tubuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

‎Perselisihan yang berlarut-larut ini telah berdampak buruk terhadap konsolidasi organisasi di berbagai tingkatan, termasuk di tingkat Cabang dan Komisariat.

‎Ketua DPC GMNI Muna Aswan Syahril mengatakan alih-alih memberikan solusi, konflik ini justru dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang hanya berorientasi pada kepentingan politik pribadi.

‎”DPP yang seharusnya menjadi pemersatu justru terjebak dalam pertarungan politik yang tidak mencerminkan nilai-nilai perjuangan GMNI,” Tegasnya pada Jumat, 14 November 2025.

‎Sebagai organisasi kader yang berlandaskan ajaran Bung Karno, GMNI seharusnya berorientasi pada perjuangan membela kepentingan rakyat. Namun, yang terjadi saat ini adalah segolongan elit dalam GMNI lebih sibuk mengurus kepentingan politik pribadinya dibandingkan mengurus organisasi dan kader di akar rumput.

‎Dualisme ini tidak hanya menciptakan kebingungan, tetapi juga melemahkan daya juang GMNI dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

‎DPC GMNI Muna tegas menolak segala bentuk politik pragmatis yang hanya mengorbankan organisasi demi kepentingan segelintir orang.

‎”Kami menegaskan bahwa GMNI bukan alat bagi mereka yang ingin mencari posisi dan kekuasaan, tetapi adalah rumah perjuangan bagi kader yang benar-benar ingin mengabdi untuk rakyat,” Sambung Sarinah Bintang Sekretaris DPC GMNI Muna.

‎Ia mengajak seluruh kader GMNI, baik yang berada di komisariat, cabang, maupun alumni, untuk bersama-sama mengembalikan GMNI ke jalan perjuangan yang sejati. Jangan biarkan organisasi ini diperalat oleh kepentingan politik jangka pendek yang hanya akan merusak marwah GMNI di mata kader dan rakyat Indonesia. (**)

‎Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *