Pulau Batu Atas Butuh Perhatian Pemerintah Provinsi dan Pusat

SPIONNEWS.ID, BATAUGA - Untuk wilayah Kabupaten Buton Selatan, implementasi program penanggulangan dan pencegahan angka stunting telah banyak dilakukan oleh pemerintah daerah dengan langkah-langkah program dapur sehat dan memberdayakan lingkungan atau halaman rumah tangga sebagai lahan pertanian hortikultura yang menghasilkan bahan pangan bergizi.

Untuk data terbaru terkait dengan stunting di Kabupaten Buton Selatan, pada akhir bulan Oktober lalu telah tercatat angka stunting mencapai 22%, hal ini masih terbilang tinggi karena ada beberapa wilayah di Kabupaten Buton Selatan masih tergolong sulit mendapatkan air bersih untuk minum seperti yang ada di wilayah Pulau Batu Atas.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buton Selatan, La Asari menjelaskan, bila diukur dari skala standar nilai gizi untuk masyarakat Buton Selatan terpenuhi, hal ini dilihat dengan ketahanan tubuh dari beberapa masyarakat yang ada masih dikategorikan kuat dan sehat.

"Namun bila dilihat dari kondisi daerah terutama di wilayah Kecamatan Batu Atas dan Kecamatan Lapandewa, air bersih yang digunakan masih dalam kategori air hujan yang ditampung karena untuk daerah tersebut air bersih tergolong sangat susah ditemukan," ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Lapandewa alhamdulillah tahun ini, Bupati Buton Selatan, Bapak H. Muhammad Adios telah meresmikan alat baru milik PDAM Buton Selatan untuk menyuplai air bersih ke Kecamatan Lapandewa dan sekitarnya, sehingga diharapkan masyarakat Kecamatan Lapandewa mudah mendapatkan pelayanan air bersih.

"Untuk wilayah yang sulit adalah Kecamatan Batu Atas, hal ini karena untuk air yang ada di wilayah Batu Atas masyarakatnya masih menggunakan air hujan sebagai air minum dan lainnya. Adapun beberapa keluarga telah menggunakan air aqua sebagai air minum, namun berdasarkan hasil survei belum bisa menurunkan angka stunting di Buton Selatan," ujar Kadis itu yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2025).

Menurutnya, beberapa tahun lalu pemerintah daerah telah bekerjasama dengan Pemerintah Negara Australia untuk menciptakan air bersih dari hasil sulingan air laut namun tempat tersebut hari ini sudah tidak bisa digunakan karena teknisi dari penggunaan alat tersebut tidak ada dan sudah terbilang cukup lama.

"Untuk mendapatkan air bersih dengan menggunakan bor itu sangat sulit karena tidak ada titik air atau mata air di wilayah Pulau Batu Atas," imbuhnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah setelah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat, berharap kepada provinsi untuk bisa menjadikan salah satu program prioritas untuk Kecamatan Batu Atas guna mendapatkan air bersih.

Pemerintah daerah juga berharap agar pemerintah pusat bisa memberikan bantuan terkait dengan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat terutama air bersih yang hari ini sangat sulit didapat sehingga terbilang Kabupaten Buton Selatan masih tinggi angka stuntingnya. (ha) .

Editor : Harry & Sdr. RAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *