Terima SK Hari Jumat, Pensiun Sabtu: Dua Guru Honorer Ukir Sejarah di Malteng

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Suasana haru menyelimuti Aula Pertemuan Gedung Pandopo, Jumat (30/4), saat penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah. Tangis bahagia pecah ketika dua guru honorer asal Desa Aboro menerima SK pengangkatan dan keesokan harinya langsung memasuki masa pensiun.

Momen langka ini disebut Bupati Maluku Tengah Ozan Alkatiri sebagai peristiwa yang baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah Maluku Tengah. "Indahnya hari ini, masih ada guru honorer yang menerima SK pada hari Jumat dan pensiun pada hari Sabtu. Ini luar biasa dan baru pernah terjadi di Maluku Tengah,” ujar Bupati dengan suara bergetar, diselimuti rasa haru sekaligus bangga.

Dua guru honorer paruh waktu tersebut telah mengabdi selama 28 tahun, melewati masa panjang pengabdian tanpa kepastian status. Di hadapan ratusan PPPK Paruh Waktu, Bupati secara khusus menyampaikan kebanggaannya kepada dua putri daerah Maluku Tengah asal Desa Aboro itu.

Tak hanya cerita tentang pensiun, acara penyerahan SK juga diwarnai kesederhanaan. Meski tanpa fasilitas tempat duduk yang memadai, kebahagiaan para PPPK Paruh Waktu tak terbendung. "Kami merasa sangat bahagia. Walaupun tempat duduk tidak disediakan, tapi kebahagiaan itu jauh lebih besar,” ungkap Ahmad Salatin, salah satu PPPK Paruh Waktu.

Ia menyampaikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga yang dinilai mempermudah proses administrasi tanpa membebani para penerima SK. "Sistem yang diatur ini membuat kami merasa mudah dan senang. Setelah sekian lama mengabdi, hari ini kami merasakan hasilnya tanpa beban,” katanya.

Ahmad juga berharap sistem pelayanan yang berpihak kepada rakyat ini dapat terus dipertahankan ke depan. “Kami doakan agar sistem yang bertujuan mempermudah rakyat Maluku Tengah ini terus dijaga,” tambahnya.

Sorak gempita terdengar saat Bupati dan rombongan menyalami para PPPK Paruh Waktu. Usai penutupan acara, sejumlah peserta terlihat meneteskan air mata bahagia, sementara teriakan; “Terima kasih, Pak Bupati!” menggema di Aula Pandopo.

Hari ini bukan sekadar penyerahan SK, melainkan penutupan perjalanan panjang pengabdian sebuah penghormatan sederhana namun bermakna bagi guru-guru yang puluhan tahun setia mencerdaskan generasi Maluku Tengah. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *