Sosialisasi keanggotaan JKN tahun 2026 dilaksanakan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan di salah satu UPTD Puskesmas Gajah Mada, dalam pertemuan tersebut hadir kepala desa dan beberapa masyarakat yang akan mengaktifkan BPJS Kesehatan yang saat ini sudah tidak diaktifkan.

Dalam Sosialisasi Tersebut, Plt. Dinas Kesehatan dr. La Ode Achmad menjelaskan, kegiatan hari ini untuk memfasilitasi dan memvalidasi kepesertaan JKN atau BPJS Kesehatan, pada dasarnya bantuan yang diberikan pemerintah dalam bentuk JKN atau BPJS Kesehatan merupakan manfaat dari pemerintah kepada masyarakat, dan diinformasikan kepada kepala desa agar diketahui sehingga disampaikan kepada masyarakat, yang kurang mampu, untuk bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis, dan terdaftar di JKN sehingga bisa tepat sasaran.
"Berdasarkan kunjungan Puskesmas kemarin di rumah warga bukan untuk menghilangkan hak masyarakat mendapatkan BPJS Kesehatan, namun yang menjadi validasi adalah JKN yang tidak tepat sasaran, dengan kategori status ekonomi sudah meningkat, ataupun taraf kehidupan secara keseharian sudah di atas dari standar yang telah ditentukan"ucapnya, Kamis, 3/4/2026.
Katanya, sehingga yang betul-betul membutuhkan jaringan kesehatan nasional, bisa tersalurkan dengan baik, karena peserta JKN itu berhak mendapatkan layanan, berada pada kelas 3 mendapatkan pelayanan kesehatan medis yang semuanya dibayarkan oleh pemerintah.
"Ada juga pusat pelayanan kesehatan gratis semua pembiayaan yang dijalankan ditanggung oleh pemerintah yang benar-benar tepat sasaran, karena bermanfaat bagi pengeluaran beban masyarakat miskin, atau yang kurang mampu akibat gaya hidup yang tinggi, kita mendapatkan pelayanan kesehatan yang mahal, sehingga JKN bisa memberikan jaminan agar masyarakat tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dari pemerintah secara gratis" Imbuhnya.
Kata Kadis, Dengan kegiatan ini juga data yang akan didapat bisa menjadi lebih update-an data yang benar-benar membutuhkan layanan tersebut. Termasuk dengan bayi yang baru lahir otomatis tercatat menjadi bagian dari layanan JKN.
Berdasarkan data yang didapat bahwa UPTD Puskesmas Gadjah Mada tercatat 4535 orang, anggota JKN yang aktif namun yang tercatat di Puskesmas Gajah Mada, 1260 orang, yang dinonaktifkan dari dinas sosial tercatat 223 orang, Dan Bila Masih dianggap layak maka akan diaktifkan saat ini juga. (Ha)
Editor : Harry

