SPIONNEWS, Jakarta – Melihat polemik yang terjadi di masyarakat terkait dengan aspal Buton yang akan dipindahkan di Karawang salah satu pemimpin daerah di Kabupaten Buton Selatan telah melakukan berbagai koordinasi lintas sektoral.
Tanpa suara Bupati Buton Selatan melangkah tapi pasti dia melakukan koordinasi dengan beberapa perusahaan yang sering melakukan pekerjaan dalam bidang tambang aspal.
Hal ini terlihat dari salah satu akun Facebook Basiran Lazaidi, terlihat Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios bersama para tokoh membicarakan aspal Buton
Pada akun tersebut menunjukkan tulisan Upaya Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, dalam mendukung kebijakan Bapak Prabowo Subianto Presiden RI terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) Hilirisasi Aspal Buton terus menunjukkan langkah konkret dan cepat.
“Pemerintah Kabupaten Buton Selatan bergerak aktif membuka ruang kolaborasi dengan pihak swasta nasional guna mempercepat terwujudnya swasembada aspal nasional tahun 2030” Kata Basiran Lazaidi dalam tulisan akun Facebook nya.
Pada Senin, 11 /5/2026, kami mempertemukan Bapak H. Muhammad Adios Bupati Buton Selatan melakukan pertemuan dengan perwakilan PT. Jaya Trade Indonesia untuk membahas rencana investasi pembangunan industri Asbuton di wilayah Buton Selatan.
“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung agenda hilirisasi nasional yang saat ini juga didorong melalui Proyek Ekosistem dan Fasilitasi Produksi Aspal Buton oleh Danantara yang telah menugaskan dua BUMN, yaitu PT WIKA dan PT Jasa Marga” Ujarnya.
Sehingga melalui kolaborasi dan sinergitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap dapat memperkuat rantai pasok kebutuhan Aspal Buton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor aspal minyak.
“Sebagai bentuk keseriusan Bapak H Muhammad Adios, Bupati Buton Selatan menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh PT Jaya Trade Indonesia” tulisnya.
Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan juga akan memfasilitasi proses lanjutan, termasuk koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara hingga pengawalan di kementerian terkait, khususnya dalam proses perizinan penyiapan lahan tambang dan kawasan industri, yang direncanakan dibangun di Buton Selatan.
“Dalam pemaparannya, PT Jaya Trade Indonesia menjelaskan bahwa perusahaan tersebut merupakan anak usaha dari PT JAYA KONTRUKSI MP, Tbk yang bergerak di bidang perdagangan aspal minyak sejak tahun 1971. Selama lebih dari 54 tahun, perusahaan tersebut telah mengembangkan jaringan distribusi nasional dengan memiliki 19 Terminal Aspal Curah (TAC) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia” pada ciuatan akun Facebook.
Selain perdagangan aspal minyak, perusahaan PT Jaya Trade Indonesia juga telah melakukan pengembangan studi teknologi ekstraksi Aspal Buton sejak tahun 2010 dalam skala mini plant. Melalui anak usahanya, PT Sarana Sumber Daya Utama, bahwa perusahaan berencana melakukan peningkatan kapasitas dari mini plant menuju skala industri dengan kapasitas awal sekitar 25.000 hingga 30.000 MT per tahun.
“Ke depan, kapasitas produksi tersebut direncanakan dapat terus ditingkatkan seiring tersedianya data cadangan terukur Aspal Buton” terangnya.
Selain itu sejak Tahun 2017 PT Jaya Trade Indonesia telah melakukan Uji Gelar Aspal Buton Ekstraksi pada Pengaspalan Jalan di Bintaro Tangerang, dan sampai saat ini jalan tersebut masih kuat dan belum mengalami kerusakan, sedangkan dibanding dengan penggunaan Aspal Minyak pada jalan lain telah beberapa kali dilakukan perbaikan karena cepat rusak Aspalnya.
“Namun hingga saat ini, rencana pengembangan industri tersebut belum dapat direalisasikan secara penuh karena perusahaan masih menghadapi kendala dalam memperoleh Izin Usaha Pertambangan (IUP). Mudah-mudahan atas dukungan Pemda Kabupaten Buton Selatan, Pemda Provinsi Sulawesi Tenggara dan K/L terkait, serta dukungan Masyarakat Buton Selatan dapat segera dilakukan proses Groundbreaking Industri Pengolahan Aspal di Buton Selatan pada Tahun 2026” terangnya.
Dengan adanya dukungan dan sinergi bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi dan Masyarakat diharapkan investasi industri Asbuton di Buton Selatan dapat segera terealisasi dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemandirian aspal nasional serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat daerah di Pulau Buton pada khususnya dan Provinsi Sulawesi Tenggara pada Umumnya.
SALAM INDONESIA RAYA 🤝🇲🇨🤝
sumber : Facebook Basiran Lazaidi.
Editor : Harry
