H. Hasan Basri, Lintas Koordinasi Bersama PT Pelni Bantu Warga Terkait Tiket

“Kuota Tiket Pelni Sering Habis, H. Hasan Basri Tekan Penambahan Kapal: Konektivitas Kunci Persiapan Provinsi Kepulauan Buton”

SPIONNEWS,BAUBAU – Keluhan masyarakat yang terus-menerus mengeluhkan kesulitan mendapatkan tiket pelayaran penyeberangan kapal PT Pelni akhirnya mendapat tanggapan serius dari wakil rakyat. Kuota tiket yang sering kali habis dalam waktu singkat membuat warga dari berbagai wilayah kesulitan bepergian, sehingga Anggota DPRD Kota Baubau H. Hasan Basri, SE bergerak cepat melakukan koordinasi langsung dengan pihak manajemen PT Pelni untuk meminta penambahan kuota penumpang, baik untuk rute yang menuju ke arah Barat maupun yang menuju ke arah Timur.

H. Hasan Basri menjelaskan bahwa tingginya permintaan tiket kapal Pelni bukan hanya berasal dari warga Kota Baubau semata. Pengguna jasa transportasi laut ini sangat luas cakupannya, meliputi masyarakat dari Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Tengah, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Wakatobi, serta kabupaten-kabupaten lainnya di wilayah Kepulauan Buton.

“Penggunaan kapal Pelni bukan hanya digunakan oleh masyarakat Kota Baubau saja, tetapi juga masyarakat di beberapa kabupaten seperti Kabupaten Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Wakatobi, dan daerah lainnya. Hal ini juga menjadi bagian penting dalam persiapan menyusun rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Buton. Konektivitas antarwilayah yang baik adalah fondasi utama agar nantinya seluruh daerah di wilayah baru dapat terhubung dengan lancar, saling mendukung, dan tumbuh bersama,” tegas H. Hasan Basri.

Menyadari besarnya kepentingan yang diwakili, pihak PT Pelni menyatakan akan segera melakukan langkah lanjutan bersama Pemerintah Kota Baubau. PT Pelni akan berkoordinasi resmi dengan pemerintah daerah untuk menyusun permohonan tertulis yang akan disampaikan kepada Kementerian Perhubungan. Isi surat tersebut memohon persetujuan penambahan jumlah kapal laut yang beroperasi, khususnya melayani rute strategis Baubau–Raha–Kendari pulang-pergi.

Langkah ini diambil bukan hanya untuk mengatasi keluhan saat ini, melainkan sebagai langkah ke depan yang lebih luas. Dengan semakin banyaknya warga yang beraktivitas antarpulau, kapasitas kapal yang ada saat ini dirasa belum cukup menampung lonjakan penumpang. Penambahan kapal diharapkan mampu menjamin ketersediaan tiket yang cukup, waktu keberangkatan yang lebih sering, serta kenyamanan perjalanan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

Masyarakat berharap upaya yang didorong H. Hasan Basri bersama PT Pelni dan Pemerintah Kota Baubau ini segera mendapat respons positif dari pemerintah pusat, sehingga pelayaran laut menjadi lebih lancar, terjangkau, dan siap mendukung percepatan pembangunan serta persiapan pembentukan Provinsi Kepulauan Buton di masa mendatang.

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *