SPIONNEWS.ID, DOBO – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026 di SMP Negeri 1 Dobo ditutup dengan unjuk karya peserta didik, Jumat, 10 Juli 2026.
Setelah mengikuti rangkaian MPLS selama lima hari sejak 7 Juli 2026, peserta didik baru diberikan kesempatan menampilkan berbagai bakat dan kreativitas mereka di hadapan warga sekolah.
Beragam penampilan disuguhkan, mulai dari tarian, menyanyi, pidato, pembacaan puisi hingga pertunjukan seni lainnya. Penampilan tersebut dipersiapkan secara mandiri oleh para peserta didik sebagai bagian dari proses membangun keberanian dan kepercayaan diri.
Kepala SMP Negeri 1 Dobo, T Galegoy, mengatakan unjuk karya menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan MPLS karena memberikan ruang kepada siswa untuk mengekspresikan kemampuan yang dimiliki.
Menurutnya, MPLS tidak hanya berorientasi pada pengenalan fasilitas dan lingkungan sekolah, tetapi juga diarahkan untuk membangun karakter, kreativitas dan kemampuan sosial peserta didik.
Selama lima hari pelaksanaan, siswa mendapatkan berbagai pembekalan, termasuk Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Senam Pagi Ceria, budaya 5S, Gerakan Indonesia Asri serta pembinaan mengenai pentingnya hidup rukun di lingkungan sekolah.
Materi tentang sekolah ramah anak dan pencegahan bullying juga diberikan dengan melibatkan Tim PKK Kabupaten Kepulauan Aru bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Pelaksanaan MPLS tersebut mengacu pada Permendiknas Nomor 12 Tahun 2026 yang menekankan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, bebas perundungan dan kekerasan.
Kepala sekolah juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendukung proses adaptasi peserta didik setelah MPLS berakhir. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak.
Setelah seluruh rangkaian MPLS selesai, SMP Negeri 1 Dobo akan melakukan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan serta menyampaikan hasilnya kepada orang tua.
Melalui MPLS Ramah 2026, sekolah berharap peserta didik baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, kreatif, saling menghargai dan mampu menciptakan suasana sekolah yang positif.
Editor : EB

