Pemerintah Daerah Apresiasi Acara Adat META’U’A

“SEKDA LA ODE HARWANTO: TERIMA KASIH TANAH UNTUK PLTS, JANJI LISTRIK 24 JAM DAN JALAN MULUS SIOMPU”

SPIONNEWS, SIOMPU — dalam acara adat yang diselenggarakan di pulau siompu META’U’A masyarakat Adat Binawakili yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara juga menjadi salah satu kegiatan ritual budaya yang telah dilaksanakan setiap tahunnya di pulau siompu.

Bupati Buton Selatan memberikan pesan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, S.Pd., M.Pd., hadir langsung dalam puncak acara adat Meta’U’A Masyarakat Adat Binawakili Tahun 2026. Di hadapan para tokoh adat, pejabat, dan seluruh warga Siompu, beliau menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus menyampaikan tiga pesan penting pembangunan daerah.

Dalam Sambutan, Sekda Buton Selatan, La Ode Harwanto, memberikan pesan dari Bupati Adios, Apresiasi Luar Biasa: Tanah untuk PLTS, Pertama-tama, Sekda menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Siompu yang telah berkenan melimpahkan tanah untuk pembangunan kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Apresiasi yang luar biasa besar kami sampaikan kepada seluruh warga Siompu. Kemurahan hati Bapak-Ibu sekalian melepaskan tanah demi kepentingan umum adalah bukti cinta nyata terhadap kemajuan daerah ini. Kerja sama yang erat antara Pemerintah Daerah dan DPRD Buton Selatan membuahkan hasil: pada program jangka pendek tahun 2026 ini, akan didatangkan dua unit mesin pembangkit tambahan. Artinya, nanti masyarakat di seluruh desa dan suku-suku di Siompu dapat menikmati aliran listrik 24 jam penuh terang benderang tanpa terputus.”ungkapnya, Minggu, 20/9/2026.

“Kepada seluruh masyarakat Siompu, kami memohon maaf. Pembangunan jalan ini tidak bisa sekaligus selesai dalam satu waktu, melainkan dilakukan secara bertahap. Keputusan ini diambil bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Buton Selatan. Tahun ini sebagian kilometer dikerjakan, tahun depan dilanjutkan, dan bagian lainnya dianggarkan pada tahun-tahun berikutnya.”ungkapnya. Minggu, 20/9/2026.

Ia menegaskan, melalui program IJT, jalan-jalan di wilayah Siompu bagian barat sudah mulai terlihat perbaikannya dan diharapkan dapat dilalui dengan mulus. Khusus untuk tahun 2026 dan perubahan anggaran, dua paket pekerjaan jalan telah terkonfirmasi dan akan segera dilaksanakan. Pemerintah terus berjuang agar seluruh jalan di Siompu dapat terhubung dan terawat dengan baik.

Tari Pomani Telah Resmi Menjadi Milik Masyarakat Siompu, Kabar paling membanggakan disampaikan di bagian akhir: warisan budaya Siompu kini telah diakui secara sah oleh negara.

“Satu hal yang paling membanggakan untuk kita semua: Tari Pomani beserta pengetahuan adat yang menyertainya telah resmi memiliki sertifikat pengakuan dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, tertanggal 15 Desember 2025, dengan nomor 425/WP/KB.001.002. Karya budaya ini telah terdaftar sebagai Hak Paten dan milik sah masyarakat Siompu.”

“Tidak ada pihak mana pun yang dapat mengubah atau mengklaimnya lagi. Ini milik kita, milik seluruh warga Siompu, yang diakui penuh oleh Pemerintah Pusat. Jaga dan lestarikanlah dengan bangga untuk anak cucu kita,” tegas Sekda.

“Demikian pesan-pesan dari Pemerintah Daerah. Segala kekurangan, keterlambatan, dan hal yang belum mampu kami penuhi, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kami terus berusaha, kami terus berjuang, dan kami selalu bersama masyarakat Siompu. Terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan yang tak pernah putus.”

Dengan berakhirnya penyampaian ini, suasana di Baruga dipenuhi tepuk tangan dan harapan baru: Siompu makin terang jalannya, makin mulus jalannya, dan makin terjaga warisan budaya. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *