FORKESTRA 2026: TIGA KEPALA DAERAH DI BUTON TANDATANGANI KERJA SAMA ANTAR DAERAH KENDALIKAN INFLASI PANGAN

SPIONNEWS, KENDARI, — Sebuah langkah strategis dan bersejarah bagi seluruh masyarakat Kepulauan Buton secara resmi ditandai hari ini. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Puncak Acara Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara (Forkestra) 2026, yang dirangkaikan dengan seremoni Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GPIPS) sekaligus Penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Tiga wilayah di Pulau Buton: Pemerintah Kota Baubau, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, Kegiatan berlangsung di Phinisi Ballroom Hotel Claro Kendari, Senin (5/10/2026), dihadiri langsung oleh para Kepala Daerah serta Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah masing-masing daerah.

Forkestra 2026 digelar sebagai wadah strategis yang menyatukan seluruh pemangku kebijakan utama di Sulawesi Tenggara, bertujuan menyediakan ruang sinergi, pertukaran gagasan, dan penyebaran informasi bersama, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Salah satu pencapaian paling nyata dan penting dari kegiatan ini adalah lahirnya ikatan kerjasama yang mengaitkan empat wilayah administrasi yang selama ini memiliki keterkaitan erat dalam hal perdagangan, pergerakan barang, serta kebutuhan pangan masyarakat, namun belum memiliki kesepakatan terstruktur untuk menangani persoalan harga dan pasokan secara bersama-sama.

Kerja Sama Antar Daerah ini difokuskan pada upaya memperkuat sinergi antarwilayah dalam menjamin kelancaran distribusi serta ketersediaan seluruh komoditas pangan strategis sebagai bagian inti dari pengendalian inflasi daerah.

Melalui kesepakatan ini, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Selatan, maupun Buton Utara berkomitmen untuk saling berkoordinasi secara berkala, berbagi data pergerakan harga di pasar-pasar utama, memantau arus perpindahan barang antarwilayah, serta menyelaraskan langkah-langkah pengamanan pangan yang dibutuhkan.

Kenaikan harga yang tidak wajar, kelangkaan pasokan, maupun gangguan distribusi yang terjadi di satu wilayah akan segera ditangani bersama, sehingga dampaknya tidak meluas dan daya beli masyarakat tetap terjaga serta terlindungi.

Katanya, Kehadiran para Kepala Daerah didampingi langsung oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah masing-masing daerah menegaskan keseriusan dan komitmen tinggi seluruh pihak untuk menjadikan kerjasama ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan pedoman kerja nyata yang dijalankan secara konsisten di lapangan. Bank Indonesia selaku penyelenggara turut memastikan dukungan penuh, termasuk menanggung seluruh biaya perjalanan dan akomodasi para peserta yang hadir, guna memudahkan partisipasi optimal serta memastikan setiap daerah dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhannya secara langsung dalam forum penting ini.

"Bagi masyarakat Kepulauan Buton, kerjasama ini membawa harapan besar dan nyata: ketersediaan pangan yang lebih terjamin sepanjang tahun, harga kebutuhan pokok yang lebih stabil dan terjangkau, serta konektivitas perdagangan yang semakin mempererat persaudaraan antarwarga tanpa terhalang batas administrasi wilayah" Ujarnya.

Selanjutnya, Forkestra 2026 dan penandatanganan KAD ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan ekonomi Sulawesi Tenggara, khususnya di wilayah Kepulauan Buton, dibangun di atas pondasi kebersamaan, keterbukaan, dan kerja keras bersama demi kesejahteraan rakyat yang lebih makmur dan sejahtera. (Ha)

Editor : Harry

(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *