SPIONNEWS.ID, Maluku – Kota Ambon dikenal dengan Kota Musik dan Kota Perdamaian Dunia, hal ini tidak sebanding dengan julukan yang dikenal saat ini, yang mana Kota yang Bersih, Damai dan Berbudaya Pela Gandong ini mulai dipenuhi oleh Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) serta Orang Gila tanpa berbusana yang berkeliaran di sekitar Gong Perdamaian Dunia dan seputaran Poka Rumah Tiga.
Hal itu disampaikan oleh FM sebagai Pemerhati Sosial Maluku kepada wartawan media ini di Kota Ambon, Sabtu (24/08/2024).
Dirinya mengaku kesal dengan perhatian Kepala Dinas Sosial Kota Ambon yang hanya sibuk melakukan pencitraan di media masa dengan tidak menghiraukan brand Kota Ambon sebagai Kota Ambon Manise.
“Hari-hari ini beta (saya, red) lihat banyak sekali Gepeng memenuhi Pusat Kota Ambon, bahkan ada Orang Gila yang berkeliaran di sekitar wilayah Gong Perdamaian dan Pusat Kota Ambon dan tidak ada sentuhan dan perhatian oleh Dinas Sosial Kota Ambon, dalam hal ini Kepala Dinas Sirjhon Slarmanat,” ujar FM.
Lebih lanjut, FM menegaskan; “Itu kadis bikin apa saja, kerjaannya cuma pencitraan di media massa dan media online, padahal Kota Ambon sudah dipenuhi sama Gepeng dan Orang Gila yang berkeliaran tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuhnya,” lanjut FM dengan sedih.
Kepada media Ini, FM meminta kepada Pj. Wali Kota Ambon untuk segera mengevaluasi Kadis Sosial Kota Ambon “Sirjhon Slarmanat”, bila perlu copot dari Jabatan sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Ambon karena dianggap tidak becus dalam bekerja, sehingga dinilai telah mempermalukan Wajah Kota Ambon dengan makin bertambahnya para Gepeng dan Orang Gila yang memenuhi dan berkeliaran mengotori wajah Kota Ambon yang Asri dan Damai.
FM pun menyampaikan, jika tidak memperhatikan Gepeng yang berkeliaran di Kota Ambon, maka pihaknya meminta kepada Pejabat Wali Kota Ambon untuk segera bertindak tegas dan mengevaluasi Sirjhon Slarmanat. “Bila perlu segera copot (dari jabatan sebagai, red) Kepala Dinas Sosial Kota Ambon karena tidak sesuai brand Kota Ambon dan itu biking malu dan citra buruk daerah saja,” tutup FM dengan kesal.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kadis Sosial Kota Ambon, Sirjhon Slarmanat, belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan itu, begitu pula dengan Pj. Wali Kota Ambon belum berhasil dimintai tanggapannya oleh wartawan media ini terkait persoalan tersebut.
Liputan: Erwin B.
Editor : Harry & RAL
